Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencapai Bogor, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
- 06 Sep 2026 12:54 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Debu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dilaporkan telah menyebar hingga wilayah Bogor dan sekitarnya sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan partikel di udara.
- Sebaran material vulkanik tersebut menjadi perhatian karena dampaknya terpantau menjangkau sejumlah wilayah di Jawa Barat, Minggu, 6 September 2026.
RRI.CO.ID, Bogor — Debu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dilaporkan telah menyebar hingga wilayah Bogor dan sekitarnya sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan partikel di udara. Sebaran material vulkanik tersebut menjadi perhatian karena dampaknya terpantau menjangkau sejumlah wilayah di Jawa Barat, Minggu, 6 September 2026.
Ketua Tim Analisis dan Prakiraan Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Alita Nuraeni, mengatakan pihaknya telah melakukan analisis terkait persebaran debu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hasil analisis tersebut menunjukkan adanya peta persebaran material vulkanik yang dampaknya dapat menjangkau wilayah Bogor.
Menurut Alitha, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap debu yang berterbangan, terutama pada malam hari. Partikel debu tersebut dapat terlihat secara kasatmata ketika terkena sorotan lampu kendaraan maupun sumber cahaya lainnya.
"Saat ini masyarakat perlu mewaspadai debu yang berterbangan, terutama pada malam hari. Debu tersebut dapat terlihat secara kasatmata ketika terkena sorotan lampu kendaraan atau sumber cahaya lainnya," kata Alitha, Minggu, 6 September 2026.
Ia menjelaskan, debu yang teramati memiliki tingkat kepekatan cukup tinggi dan berwarna hitam. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nuranena, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan paparan debu vulkanik. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan di tengah persebaran debu yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
"Masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan debu di berbagai wilayah, termasuk Bogor dan sekitarnya. Apabila intensitas debu meningkat, masyarakat dapat menggunakan masker untuk mengurangi paparan langsung," ujar Erna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....