Disdik Kota Bogor Mulai Buka SPMB SD 2026, Daya Tampung Capai 12.628 Siswa

  • 19 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Pendidikan Kota Bogor mulai membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026. Informasi tersebut diumumkan melalui media sosial resmi Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Dalam data yang disampaikan melalui instagram resmi Dinas Pendidikan Kota Bogor, total daya tampung SD Negeri di Kota Bogor mencapai 451 rombongan belajar dengan kapasitas sebanyak 12.628 siswa. Informasi daya tampung sekolah juga disediakan melalui laman yang dapat diakses masyarakat untuk melihat sekolah tujuan masing-masing.

SPMB SD Tahun 2026 dibagi ke dalam tiga jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Jalur domisili menjadi jalur dengan kuota terbesar yakni 70 persen dari total daya tampung sekolah.

Pada jalur domisili, prioritas diberikan bagi warga Kota Bogor sebesar 90 persen dan sisanya untuk pendaftar luar Kota Bogor. Proses seleksi dilakukan berdasarkan gabungan skor jarak rumah ke sekolah dan skor usia calon murid.

Sementara itu, jalur afirmasi memiliki kuota sebesar 25 persen yang diperuntukkan bagi warga Kota Bogor dari keluarga ekonomi tidak mampu, anak panti asuhan, penyandang disabilitas, hingga anak berkebutuhan khusus dan kategori cerdas istimewa serta bakat istimewa.

Adapun jalur mutasi disediakan maksimal lima persen dari total daya tampung sekolah. Jalur tersebut diperuntukkan bagi calon murid yang mengikuti perpindahan tugas orang tua maupun anak guru dan tenaga kependidikan yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya bekerja.

Dinas Pendidikan Kota Bogor juga menetapkan sejumlah persyaratan umum bagi calon peserta didik. Salah satunya yakni usia minimal enam tahun pada 1 Juli 2026 dan maksimal sembilan tahun pada tanggal yang sama. Selain itu, terdapat pengecualian bagi anak usia paling rendah lima tahun enam bulan pada 1 Juli 2026, khusus bagi calon murid yang memiliki kecerdasan atau bakat istimewa serta kesiapan psikis berdasarkan keterangan yang ditentukan.

Untuk jalur domisili, kartu keluarga wajib diterbitkan minimal satu tahun sebelum 1 Juli 2026. Calon peserta juga diwajibkan memastikan titik koordinat rumah akurat dan melampirkan foto rumah serta Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM).

Pada jalur afirmasi, pendaftar wajib melampirkan dokumen pendukung seperti kartu program keluarga tidak mampu, surat keterangan DTSEN, hingga surat keterangan dokter atau psikolog untuk kategori disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.

Sementara untuk jalur mutasi, persyaratan meliputi surat penugasan orang tua, surat pindah domisili, serta surat tugas guru atau tenaga kependidikan bagi pendaftar yang menggunakan jalur tersebut.

Tahapan SPMB SD Kota Bogor dimulai dari pra-pendaftaran pada 25 Mei hingga 10 Juni 2026. Selanjutnya proses pendaftaran berlangsung pada 8 sampai 10 Juni 2026 dan dilanjutkan verifikasi serta validasi hingga 12 Juni 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 15 Juni 2026. Bagi calon murid yang dinyatakan diterima, proses daftar ulang akan dilaksanakan pada 22 hingga 23 Juni 2026.

Dalam mekanisme seleksi jalur domisili, Disdik Kota Bogor menerapkan sistem penilaian berdasarkan usia dan radius jarak rumah ke sekolah. Radius terdekat memperoleh skor lebih tinggi dibanding wilayah yang lebih jauh maupun luar Kota Bogor.

Disdik Kota Bogor juga menegaskan proses pendaftaran SPMB SD Tahun 2026 tidak dipungut biaya. Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan aduan melalui laman resmi spmb.kotabogor.go.id dan email resmi Dinas Pendidikan Kota Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....