Damkar Kabupaten Bogor Evakuasi Penggali Sumur Keracunan Gas

  • 29 Agt 2026 18:01 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Seorang penggali sumur diketahui lemas saat melakukan aktivitasnya di Kampung Jati, Desa Parung Kecamatan parung Kabupaten Bogor, Jumat 28 Agustus 2026. Penggali sumur bernama mamit (45) diketahui adalah Warga Jalan H Mawi Desa Waru Kecamatan parung tersebut pingsan di kedalaman 10 meter.

Saat itu warga panik melihat Mamit terhenti aktivitasnya mengeruk tanah bahkan terlihat lunglai tidak ada tanda tanda saat di panggil dari atas galian.

"Korban meninggal bernama Mamit, warga Jalan Haji Mawi Gang Serius RT 03 RW 03, Desa Waru, Parung," ungkap Yudi Santosa Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan , Yudi Santosa, Sabtu 29 Agustus 2026.

Melalui Call Center 112 pada pukul 14.00 WIB warga melaporkan ada seorang laki-laki yang terjatuh ke sumur ketika sedang melakukan penggalian sekitar pukul 13.35 WIB.

"Begitu terima laporan, tim langsung bergerak. Tim penyelamat tiba di lokasi pukul 14.10 WIB," ujar Yudi.

Setibanya di lokasi tepatnya Kp. Jati RT 01 RW.07 nomor 107, petugas melakukan asesmen. Hasilnya mengejutkan di dalam sumur terdeteksi gas beracun.

"Sementara korban berada di dasar sumur dan kondisi meninggal dunia. Ini kondisi yang sangat berbahaya. Ruang terbatas, ada gas, kedalaman 10 meter," jelas Yudi.

Tim penyelamatan dari Sektor Mako Cibinong dan Sektor Parung segera mengamankan lokasi sekaligus menyiapkan peralatan lengkap. Proses evakuasi dilakukan selama 30 menit, menggunakan teknik mountaineering dengan sistem haulin. Metode ini menarik korban secara bertahap menggunakan tripod, tali karmantel, webbing, dan SCBA untuk melindungi petugas dari paparan gas beracun.

"Fokus utama adalah keselamatan. Baik keselamatan korban maupun personel," tegas Yudi Santosa.

Berkat koordinasi dengan unsur Pol PP, Polsek, RT dan RW, serta warga, jenazah korban berhasil dievakuasi Selanjutnya korban diserahkan ke petugas medis dan dibawa ke RS Sehat Terpadu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....