Museum Perjuangan Bogor Jadi Ruang Belajar Sejarah Generasi Muda
- 28 Agt 2026 11:26 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Museum Perjuangan Bogor yang berada di Jalan Merdeka No. 56, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. terus didorong menjadi ruang pembelajaran sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Museum yang menyimpan berbagai peninggalan perjuangan di Bogor ini dinilai perlu mendapat perhatian bersama agar keberadaannya tetap terjaga.
Ketua Pengelola Museum Perjuangan Bogor, Muhammad Ali Sadikin, mengatakan museum tersebut lahir atas prakarsa para pejuang Indonesia di Kota Bogor. Pendirian museum menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang yang gugur sekaligus pengingat bahwa Bogor memiliki sejarah perjuangan yang panjang.
“Museum Perjuangan Bogor ini lahir atas prakarsa para pejuang Indonesia di Kota Bogor yang mendedikasikan utamanya untuk sahabat-sahabat mereka yang gugur. Museum ini juga untuk mengingatkan bahwa ada perjuangan besar di Kota Bogor,” ujar Muhammad Ali Sadikin saat ditemui di Museum Perjuangan Kamis, 27 Agustus 2026.
Ali menjelaskan, museum terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang pengunjung. Namun, pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang cukup banyak datang untuk mengenal sejarah perjuangan di Kota Bogor.
Menurut Ali, sejumlah koleksi museum berkaitan dengan tokoh perjuangan seperti Kapten Muslihat dan Mayor Oking. Peninggalan tersebut menjadi bagian dari bukti sejarah perjuangan yang dapat dipelajari generasi muda.
“Ini kan pembelajaran perjuangan sebetulnya. Kalau kita melihat aset-aset yang kita miliki, lebih banyak bagaimana perjuangan Kota Bogor khususnya, ada Kapten Muslihat dan Mayor Oking. Peninggalan-peninggalan mereka ada di sini sebagai bukti bahwa di Bogor ternyata terjadi perjuangan yang begitu hebat.” kata Ali.
Sementara itu, Purnomo Nur Whiadiwiho, Penasehat Museum Perjuangan Bogor, mengatakan museum tidak seharusnya hanya dipandang sebagai aset pihak yang mengelola. Menurutnya, keberadaan museum merupakan bagian dari aset negara yang perlu dijaga dan didukung bersama.
“Ini jangan dilihat menjadi aset kami yang mengelola, tapi ini aset negara. Para pendiri juga dulunya adalah pendiri negara,” ujar Purnomo.
Purnomo berharap Pemerintah Kota Bogor dapat datang langsung melihat kondisi Museum Perjuangan Bogor. Ia menilai dukungan tidak selalu harus berupa bantuan anggaran, tetapi juga dapat diberikan melalui akses dan jejaring untuk memperkenalkan museum kepada masyarakat lebih luas.
“Dukungan bisa dukungan akses, dukungan jejaring karena jejaring pemerintah lebih besar dibanding kami yang mengurus. Harapannya ke depan museum ini mendapat dukungan dan masyarakat mengetahui bahwa di Bogor ada Museum Perjuangan,” kata Purnomo.
Ali juga berharap perhatian terhadap perawatan museum dapat kembali diperkuat, termasuk melalui dukungan para donatur dan Pemerintah Kota Bogor. Ia menilai Museum Perjuangan Bogor dapat menjadi salah satu aset sejarah yang penting untuk terus diperkenalkan kepada generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....