BPBD Gerak Cepat Tangani Bencana Tanah Amblas Dua Meter di Tanah Baru Kota Bogor

  • 23 Agt 2026 23:34 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Tanah amblas terjadi pada akses jalan menuju rumah warga di Kampung Tasmania 3, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
  • Dari hasil pemeriksaan, tanah yang amblas berada pada akses jalan rumah warga dengan ukuran sekitar dua meter untuk kedalaman dan satu meter untuk lebarnya.

RRI.CO.ID, Bogor - Tanah amblas terjadi pada akses jalan menuju rumah warga di Kampung Tasmania 3, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Peristiwa yang diduga dipicu hujan tersebut menyebabkan tanah amblas dengan kedalaman sekitar dua meter dan lebar satu meter, Minggu, 23 Agustus 2026.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kota Bogor, tanah amblas terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Laporan mengenai kejadian tersebut baru diterima BPBD melalui media sosial dari warga pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 18.50 WIB.

Lokasi tanah amblas berada di akses jalan menuju rumah milik Edwin dan Doni yang berada di wilayah RT 004/RW 013. Hujan yang melanda kawasan tersebut diduga menjadi faktor yang memicu terjadinya pergerakan tanah di lokasi.

Danru BPBD Kota Bogor M. Fajar Solehudin mengatakan personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan dari masyarakat. "Tim TRC-PB telah melakukan assessment dan dokumentasi di lokasi tanah amblas serta memastikan kondisi terkini di lapangan," ujar Fajar.

Personel BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan melakukan penanganan bersama unsur RT serta RW setempat. Proses assessment dan dokumentasi di lokasi kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 20.45 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, tanah yang amblas berada pada akses jalan rumah warga dengan ukuran sekitar dua meter untuk kedalaman dan satu meter untuk lebarnya. BPBD mencatat belum terdapat kebutuhan mendesak yang perlu ditindaklanjuti setelah assessment dilakukan.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pergerakan tanah, khususnya ketika hujan mengguyur wilayah dengan kondisi tanah yang rentan. Pemantauan dan penanganan lanjutan akan dilakukan apabila terdapat perubahan kondisi atau laporan baru dari masyarakat di sekitar lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....