Keluarga Pengupas Bawang di Bogor Klarifikasi Pernyataan Presiden Prabowo
- 17 Agt 2026 05:47 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Viral di media sosial terkait pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menyebut warga Kabupaten Bogor bekerja sebagai pengupas bawang dengan penghasilan Rp700 ribu per kilogram. Warga yang disebut Presiden itu bernama adalah Susanah, Warga Kampung Ciuncal RT 01 RW 04 Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Setelah ditelusuri oleh awak media massa, diperoleh informasi jika Susanah bukanlah pengupas bawang, melainkan bekerja sebagai penjahit lap majun di rumahnya dengan sistem upah berdasarkan berat hasil jahitan.
Kakak ipar Susanah, Wina, mengatakan keseharian Susanah bekerja menjahit kain perca (lap majun) dan menyambi kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Klapanunggal. Tugas Susanah adalah mencuci omprengan Makan Bergizi Gratis sebelum di tata dan diisi dengan menu makanan.
“Dari pagi dia kalau ada susunan dia menjahit. Nah, nanti jam 1 siang dia kerja di MBG sampai selesai. Kadang-kadang nyampe sore kerjanya, kadang-kadang nyampe malam jam 9, tergantung gimana omprengannya di sana. Selebihnya ibu rumah tangga,” ujar Wina kepada Aktualita.co.id di kediamannya yang di kutip rri.co.id , Minggu, 16 Agustus 2026.
Wina menegaskan, pernyataan yang menyebut Susanah sebagai pengupas bawang dengan penghasilan Rp700 ribu per kilogram tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Bingung saya juga. Dia bahkan WhatsApp saya, bingung dia juga, kaget. Tapi dia katanya langsung klarifikasi ke pihak sana bahwa itu pernyataan salah, dia bukan pengupas bawang,” tambah Wina.
Selain menjahit, Susanah juga memperoleh penghasilan dari pekerjaannya mencuci ompreng di SPPG yang berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Wina menjelaskan Susanah bukanlah pemilik usaha jahit lap majun , Dirinya hanya bekerja sebagai pekerja , sementara mesin dan bahan yang digunakan merupakan milik orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....