Pentingnya Peran Orang Tua dalam Membangun Anak yang Aman dan Berkembang

  • 05 Agt 2026 05:44 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Peran orang tua dinilai menjadi faktor utama dalam membentuk karakter, kepribadian, dan masa depan anak sejak usia dini hingga dewasa. Melalui pola pengasuhan yang tepat, keluarga diharapkan mampu menjadi lingkungan pertama yang memberikan rasa aman sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam Dialog Pro 1 RRI Bogor edisi Selasa, 4 Agustus 2026, Pimpinan Proyek Yayasan Warga Upadaya, F. E. Eriyanto, mengatakan setiap keluarga perlu memiliki tujuan yang jelas dalam membesarkan anak agar proses pengasuhan tidak berjalan tanpa arah. Menurutnya, orang tua perlu menyadari kembali cita-cita yang ingin diwujudkan melalui keluarga sehingga dapat menjadi pedoman dalam mendampingi anak mencapai masa depannya.

"Dulu itu Ibu Bapak ketika berkeluarga, membangun keluarga, apa sih yang menjadi cita-citanya ketika berkeluarga. Oh iya ya, dulu kami begini niatnya, sekarang sudah punya anak, anak ini mau dibawa ke mana," ujar Eriyanto.

Ia menjelaskan pengasuhan atau parenting menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh program pendampingan yang dijalankan Yayasan Warga Upadaya. Pendampingan kepada orang tua dilakukan sejak anak masih berusia dini hingga memasuki masa remaja agar setiap tahapan perkembangan anak dapat direspons dengan pola asuh yang sesuai.

"Maka buat kami parenting itu menjadi sangat penting. Usia dini pun kita bicara parenting, di pertengahan kita bicara parenting, ketika mereka dewasa atau menjadi remaja atau menjadi anak-anak muda, kita juga bicara parenting," katanya.

Menurut Eriyanto, orang tua memiliki peran besar dalam membentuk perilaku anak karena keluarga merupakan tempat pertama dan utama dalam proses pendidikan. Oleh sebab itu, ia menilai anak akan lebih mudah berkembang apabila dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang mampu memberikan teladan dan arahan yang baik.

"Kalau orang tuanya tidak punya visi misi yang jauh terkait dengan anak, anak itu akan ngikutin perilaku orang tua. Tidak ada anak yang salah, tetapi bagaimana orang tua membuat sebuah garis bagaimana mendorong anak itu mencapai mimpinya," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya membangun komunikasi, memberikan teladan, dan melibatkan anak dalam proses pengambilan keputusan di rumah. Melalui pola pengasuhan yang positif, keluarga diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, percaya diri, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....