Makna Festival Merah Putih, Ketua DPRD: Pemersatu Warga dan Penggerak Ekonomi Bogor

  • 03 Agt 2026 04:03 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menilai Festival Merah Putih (FMP) 2026 telah berkembang menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di Kota Bogor.
  • Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung selama Agustus, Festival Merah Putih diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

RRI.CO.ID, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menilai Festival Merah Putih (FMP) 2026 telah berkembang menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di Kota Bogor. Penilaian tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian Festival Merah Putih yang digelar dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Minggu 2 Agustus 2026.

Menurut Adityawarman, penyelenggaraan Festival Merah Putih yang kini memasuki tahun ke-11 menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga semangat kebangsaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan warga. Kehadiran pemerintah, Forkopimda, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan dinilai memperkuat nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Festival Merah Putih bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang perjumpaan seluruh elemen masyarakat Kota Bogor untuk merawat semangat kebangsaan," kata Adityawarman.

Ia menegaskan DPRD Kota Bogor memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FMP sebagai agenda yang memperkuat rasa cinta tanah air. Selain memperkokoh nasionalisme, Adityawarman menilai festival tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini juga terbukti mampu menggerakkan potensi ekonomi kreatif dan mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujarnya.

Festival Merah Putih 2026 menghadirkan sedikitnya 17 agenda yang berlangsung sepanjang Agustus dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Beragam kegiatan sosial, budaya, dan kebangsaan disiapkan untuk meningkatkan partisipasi publik sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Kota Bogor.

Ketua Panitia Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, menambahkan pelaksanaan tahun ini tidak hanya berorientasi pada perayaan kemerdekaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan generasi muda, pertumbuhan ekonomi lokal, dan penguatan toleransi. Menurutnya, panitia juga menggandeng rumah-rumah ibadah lintas agama sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bogor.

Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung selama Agustus, Festival Merah Putih diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. DPRD Kota Bogor berharap semangat kebangsaan yang dibangun melalui festival tersebut dapat terus mendukung terwujudnya Kota Bogor yang beres, maju, dan harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....