BKPSDM Kota Bogor Jadikan Senioritas sebagai Pertimbangan Pengembangan Karier

  • 24 Jul 2026 11:55 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor menjadikan faktor senioritas sebagai salah satu pertimbangan dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung sistem merit sekaligus memastikan pejabat yang menduduki jabatan memiliki pengalaman yang memadai.

Kabid Mutasi, Kepangkatan, dan Evaluasi Kinerja BKPSDM Kota Bogor, Dwi Garit Sunaryo Putri, mengatakan senioritas bukan menjadi satu-satunya penentu dalam promosi jabatan. Penilaian tetap mengacu pada kompetensi, kinerja, kualifikasi, serta kebutuhan organisasi.

"Saat ini BKPSDM menjadikan faktor senioritas sebagai salah satu pertimbangan dalam pengembangan karier ASN. Hal ini untuk memastikan pengembangan karier berjalan dengan baik dan menghasilkan pejabat yang memiliki pengalaman yang cukup matang," ujarnya dalam Dialog Asta Cita Pro 1 RRI Bogor, Kamis 23 Juli 2026.

Menurut Dwi, sistem merit di Kota Bogor dilakukan melalui manajemen talenta yang memetakan setiap ASN berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja. Selain itu, BKPSDM juga memperhatikan rekam jejak, latar belakang pendidikan, pengembangan kompetensi, penghargaan, hingga catatan disiplin pegawai.

"Kami terus memperbarui data manajemen talenta agar penilaian terhadap ASN semakin objektif dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan demikian, pengisian jabatan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kemampuan pegawai," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Government Watch (IGoWa) Institute, Brian Samosir, menilai pengembangan karier ASN memang perlu memperhatikan jenjang pengalaman. Menurutnya, kesempatan promosi sebaiknya diberikan secara proporsional kepada ASN yang telah memenuhi kompetensi dan memiliki rekam jejak yang baik.

"Sistem berjenjang merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan karier ASN. Kompetensi tetap harus menjadi dasar utama, namun pengalaman juga perlu menjadi pertimbangan agar pejabat yang terpilih siap menjalankan tanggung jawabnya," ujar Brian.

Dwi menambahkan, BKPSDM akan terus memperkuat sistem merit melalui pembaruan data kepegawaian dan peningkatan kompetensi ASN secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....