Bappenda Kabupaten Bogor Kejar Target Pendapatan Asli Daerah Rp4,1 Triliun

  • 09 Jul 2026 01:34 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID ,Bogor - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor terus menggenjot perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditargetkan mencapai Rp4,1 triliun. Hingga pertengahan tahun, realisasi PAD telah mencapai sekitar 43 persen atau sekitar Rp1,8 triliun, sehingga berbagai strategi optimalisasi pendapatan terus dilakukan.

Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Adi Mulyadi, mengatakan pihaknya tetap optimistis target tersebut dapat dicapai hingga akhir tahun. Upaya yang dilakukan meliputi optimalisasi penerimaan dari sektor pajak daerah, intensifikasi penagihan piutang pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta pemanfaatan layanan pembayaran berbasis digital untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Target satu tahun sebesar Rp4,1 triliun, kitakenaikannya kurang lebih hampir di angka Rp. 225 miliar dari tahun sebelumnya,” ujar Adi Mulyadi, Selasa 7 Juli 2026.

Adi menjelaskan, target PAD Kabupaten Bogor pada 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengejar target tersebut, Bappenda Kabupaten Bogor akan memaksimalkan penagihan piutang pajak, terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih memiliki potensi penerimaan cukup besar.

“Kalau piutang pajak ada yang tertagih, terutama dari PBB, kita targetkan kurang lebih Rp150 miliar,” pungkasnya.

Bappenda Kabupaten Bogor menargetkan penagihan piutang PBB dapat menyumbang sekitar Rp150 miliar terhadap realisasi PAD tahun 2026. Selain itu, Bappenda juga menggulirkan berbagai program relaksasi pajak sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran pajak daerah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan penerimaan daerah pada semester kedua tahun 2026.

Menurut Adi, pencapaian target PAD membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah serta dukungan masyarakat sebagai wajib pajak. Pendapatan daerah yang optimal akan menjadi modal penting dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....