Dinkes Kota Sukabumi Maksimalkan Target Skrining Kesehatan, Fokus Tangani TBC

  • 26 Jun 2026 14:29 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Sukabumi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi pada tahun ini menargetkan skrining kesehatan kepada 2.600 orang, dalam upaya penanggulangan penyakit Tuberculosis (TBC). Program skrining saat ini dilaksanakan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, dengan melibatkan tenaga kesehatan serta dukungan lintas sektor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, mengatakan sejauh ini pihaknya telah menemukan 1.406 kasus TBC. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

“Sampai awal Bulan Juni, kami menemukan 1.406 kasus TBC dari target capaian tahun 2026 sekitar 2.600 yang harus dikonfirmasi terkait kasus TBC,” jelasnya, Kamis 25 Juni 2026.

Denna menuturkan dalam penanggulangan kasus TBC, Dinkes tidak bisa bergerak sendiri sebab penanganan kasus TBC memerlukan kerja sama lintas sektor. Penanganan kasus TBC juga tidak hanya berkutat pada penanganan medis saja, tetapi juga melibatkan hal lainnya seperti pemenuhan infrastruktur berkualitas.

“Hari ini kami melakukan akselerasi kemitraan strategis, dengan mengundang SKPD, dan juga mitra strategis lainnya. Harapannya dengan peran mereka, penanganan TBC ini akan bergerak dari hulu ke hilir, karena tidak hanya kesehatan itu berurusan dengan obat dan perawatan, tapi perlu dukungan lainnya seperti rumah sehat untuk pasien TBC, termasuk dukungan gizi,” jelasnya.

Selain meningkatkan capaian skrining, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi juga terus memperkuat berbagai program kesehatan lainnya, seperti pengendalian penyakit menular, peningkatan cakupan imunisasi, serta upaya promotif dan preventif untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.

Pemerintah Kota Sukabumi optimistis target skrining kesehatan sebesar 70 persen dapat tercapai hingga akhir tahun 2026. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan program ini sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan warga Kota Sukabumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....