Pemkot Sukabumi Bekali ASN Pemahaman AI untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
- 13 Jul 2026 16:24 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Sukabumi - Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui pembelajaran dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur sipil negara harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik di era digital. Setiap aparatur diminta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), akan menjadi bagian penting dalam pengembangan karier, penilaian kompetensi, dan pembentukan birokrasi yang profesional.
Pelatihan menjadi kelanjutan dari program peningkatan kapasitas digital aparatur yang dipersiapkan untuk mempercepat transformasi pelayanan pemerintahan berbasis teknologi.
“Penempatan sumber daya manusia dilakukan berdasarkan kemampuan serta kinerja, bukan kepentingan politik maupun pertimbangan di luar ketentuan. Aparatur juga harus menjaga netralitas sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat," kata Ayep Zaki, saat membuka Pelatihan AI Lanjutan Sukabumi Smart AI Khusus Kota Sukabumi di Aula BKPSDM, Senin, 13 Juli 2026.
Ia menilai kehadiran AI harus dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan. Aparatur dituntut terus belajar, memperbarui kemampuan, dan siap menghadapi standar kompetensi yang semakin tinggi.
Pelatihan ini bertujuan membekali ASN dengan pemahaman mengenai konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, serta penerapannya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan. Melalui pembelajaran tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI, mulai dari penyusunan dokumen, pengolahan data, pembuatan bahan presentasi, hingga peningkatan efektivitas komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Ayep Zaki juga menginginkan, sumber daya manusia di Pemerintahan Kota Sukabumi diisi oleh aparatur yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sementara Birokrasi menurutnya, adalah wadah bagi insan yang memiliki dedikasi, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas negara.
Melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah dapat lebih optimal menangani berbagai persoalan seperti kemiskinan, stunting, hingga penyediaan infrastruktur yang layak.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, menjelaskan pelatihan lanjutan tersebut diikuti peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah dan didominasi aparatur muda. Mereka dipersiapkan menjadi talenta digital yang mampu mengimplementasikan teknologi AI di lingkungan kerja masing-masing.
Modul pembelajaran dirancang sebagai panduan penerapan AI dalam mendukung pekerjaan pemerintahan, sehingga setelah pelatihan para peserta dapat langsung mengimplementasikan berbagai materi yang diperoleh di perangkat daerah masing-masing. Ia juga menegaskan bahwa pelatihan tidak berhenti pada pemberian sertifikat, tetapi berorientasi pada implementasi nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....