Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Lingkungan Bogor Lebih Asri
- 21 Jun 2026 23:03 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim di Kota Bogor.
- Keterlibatan pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan
RRI.CO.ID, Bogor - Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim di Kota Bogor. Keterlibatan pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan, Sabtu, 20 Juni 2026.
Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan Mahasiswa Pecinta Alam Rimba (MAPAR) Universitas Nusa Bangsa. Kegiatan tersebut mengangkat tema "Merawat Alam, Menjaga Peradaban" dengan fokus pembahasan mengenai peran hutan dan jasa ekosistem dalam menghadapi krisis iklim.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat termasuk perguruan tinggi perlu terlibat aktif melalui berbagai gerakan dan aksi nyata di lapangan.
“Saya terus menggaungkan Jumat Bersih. Saya mengajak seluruh kampus untuk ikut membersihkan lingkungan karena kondisi cuaca di Bogor hari ini berbeda. Dibutuhkan kolaborasi untuk menjaga lingkungan,” ujar Jenal Mutaqin.
Ia berharap kegiatan yang dilakukan kalangan akademisi tidak berhenti pada seminar dan diskusi semata. Pemerintah Kota Bogor, lanjutnya, siap mendukung berbagai program dan kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Bogor.
Wakil Rektor III Universitas Nusa Bangsa, Karmanah, menjelaskan bahwa kesadaran menjaga lingkungan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia menilai pendidikan dan pengetahuan yang diperoleh melalui seminar perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus MAPAR Universitas Nusa Bangsa, Dimas Susastro, menyebut seminar tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Nusa Bangsa. Kegiatan itu diikuti civitas akademika, komunitas pecinta alam, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, serta berbagai organisasi lingkungan dari wilayah Bogor Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....