Sambut 1 Muharram 1448 H, Dedie Rachim Serukan Penguatan Keimanan

  • 16 Jun 2026 08:27 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
  • Dedie Rachim berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini terjaga dapat terus dipelihara sebagai modal pembangunan daerah.

RRI.CO.ID, Bogor, – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung di Masjid Agung Kota Bogor, Jalan Nyi Raja Permas, pada Selasa 16 Juni 2026.

Menurut Dedie Rachim, pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan waktu semata. Momen tersebut juga menjadi sarana untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kualitas kehidupan, baik secara spiritual maupun sosial.

Ia menegaskan bahwa nilai hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW mengandung semangat perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Semangat tersebut dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat semakin bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk meneladani hijrah Rasulullah SAW yang mengajarkan semangat perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Makna hijrah bukan hanya berpindah tempat, melainkan berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Dedie Rachim.

Dalam momentum yang penuh keberkahan tersebut, Pemerintah Kota Bogor menghadirkan sekitar 2.000 anak yatim untuk menerima santunan. Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dedie Rachim berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini terjaga dapat terus dipelihara sebagai modal pembangunan daerah. Ia menilai persatuan dan kepedulian sosial menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kota Bogor yang religius, maju, dan sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, mengajak masyarakat menjadikan pergantian Tahun Baru Islam sebagai sarana meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar tetap kuat menghadapi berbagai tantangan yang berkembang saat ini.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....