SMAN 1 Bogor Targetkan Lulusan Sekolah Maung Tembus PTN dan Kampus Luar Negeri

  • 12 Jun 2026 04:17 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – SMAN 1 Bogor menargetkan sebagian besar lulusan program Sekolah Maung dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri dan kampus luar negeri. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul di Jawa Barat.

Kepala SMAN 1 Bogor, Drs. Atip Suherman, M.Si., mengatakan sekolah menargetkan 95 persen lulusan program tersebut diterima di perguruan tinggi negeri, sementara lima persen lainnya melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri.

"Saya punya target 95 persen diterima di PTN dan lima persen diterima di perguruan tinggi luar negeri. Itu menjadi salah satu tujuan dari program ini," ujarnya dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Kamis, 11 Juni 2026.

Untuk mencapai target tersebut, sekolah menerapkan kombinasi Kurikulum Nasional dan Kurikulum Cambridge bagi siswa kelas X. Menurut Atip, penerapan kurikulum ganda akan berdampak pada bertambahnya jam belajar siswa dibandingkan kelas reguler.

Ia mengatakan kondisi tersebut perlu dipahami oleh para orang tua karena proses pembelajaran akan berlangsung lebih intensif. Bahkan, terdapat kemungkinan kegiatan belajar berlangsung hingga sore hari atau memiliki jadwal yang berbeda dengan siswa kelas lainnya.

Selain kurikulum, kesiapan tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) akan melakukan seleksi bagi guru yang akan mengajar di kelas Sekolah Maung.

Atip menjelaskan tidak semua guru dapat langsung mengajar pada program tersebut karena diperlukan kompetensi tertentu sesuai standar yang ditetapkan. Guru yang lolos seleksi nantinya dapat berasal dari SMAN 1 Bogor maupun sekolah lain.

"Kami membutuhkan guru-guru yang memiliki kompetensi tinggi agar mampu mendampingi siswa-siswa unggul yang ada di program Sekolah Maung," katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dan DPRD Jawa Barat dapat terus diberikan, baik dalam bentuk pembiayaan maupun penyediaan sumber daya pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penting untuk mencapai target lulusan unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....