DPRD Kota Bogor Nilai Perbedaan Politik Jadi Modal Memperkuat Demokrasi

  • 01 Jun 2026 22:42 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Perbedaan pandangan politik dinilai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola melalui musyawarah dan kerja sama agar menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam Bogor Pagi Ini edisi Senin, 1 Juni 2026, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, mengatakan mekanisme kerja di DPRD Kota Bogor saat ini mampu mengakomodasi berbagai latar belakang politik yang ada. Menurutnya, proses penempatan tugas dan tanggung jawab dilakukan melalui kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan kapasitas serta kompetensi masing-masing anggota.

Ia menilai sistem yang berjalan menunjukkan bahwa kesempatan untuk berkontribusi tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi partai di parlemen. Kemampuan dan pengalaman juga menjadi faktor penting dalam menjalankan fungsi kelembagaan.

"Saya melihat mekanisme ini berjalan baik. Contohnya saya, saya ini cuma dari PSI satu kursi dan sesuai kapasitas serta kompetensi saya diberikan posisi sebagai Ketua Komisi I." ucap Sugeng Teguh Santoso.

Sugeng menjelaskan bahwa seluruh anggota DPRD memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah. Karena itu, komunikasi dan musyawarah menjadi bagian penting dalam menyatukan berbagai pandangan yang ada.

Menurutnya, perbedaan pendapat tidak boleh dipandang sebagai sumber perpecahan. Justru perbedaan dapat menjadi kekuatan apabila dibahas secara rasional, terbuka, dan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku.

"Tidak mungkin perbedaan menjadi perpecahan. Perbedaan yang tajam pun tidak boleh menjadi perpecahan ketika dibahas secara rasional, logis, dan merujuk kepada peraturan." ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses politik pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Setiap keputusan yang diambil harus mempertimbangkan manfaat yang dapat dirasakan oleh warga.

"Pada posisi saya sebagai seorang anggota DPRD, saya berpihak kepada masyarakat. Hak masyarakat untuk mendapatkan penghidupan yang layak harus menjadi perhatian dalam setiap kebijakan." ucapnya.

Sugeng berharap semangat musyawarah dan kolaborasi dapat terus dipertahankan di lingkungan DPRD Kota Bogor. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....