Eks Jalan Batutulis Kembali Retak, Pemkot Utamakan Keselamatan Warga

  • 29 Mei 2026 09:43 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor memastikan eks Jalan Batutulis akan ditutup total dan dialihfungsikan menjadi taman atau ruang terbuka hijau. Kebijakan tersebut dilakukan demi keselamatan masyarakat menyusul kembali munculnya keretakan di akses jalan kawasan Batutulis.

Dalam unggahan Instagram resminya pada Kamis, 28 Mei 2026, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan pemerintah tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan warga. Menurutnya, jalur motor yang sebelumnya telah dibangun kembali mengalami keretakan untuk kedua kalinya.

“Jujur sebagai pemerintah kami tidak ingin terjadi apa-apa terhadap warga masyarakat. Karena jelas jalan yang sudah kita bangun saja, akses motor eks Batutulis kembali retak,” kata Jenal.

Ia menjelaskan, retakan sebelumnya sempat ditangani oleh pihak UPR. Namun, pada hari berikutnya kembali ditemukan retakan kecil di lokasi tersebut.

Jenal menyebut, sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, seluruh eks Jalan Batutulis nantinya akan ditutup total dan dijadikan taman atau ruang terbuka. Karena itu, pengerjaan prasarana dan penataan kawasan harus dilakukan secara bersamaan oleh pihak terkait.

“Eks Jalan Batutulis semua nanti akan ditutup total menjadi taman atau ruang Batutulis sesuai dengan arahan dari Pak Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

Menurutnya, kontraktor dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah melakukan pekerjaan di kawasan tersebut. Pemerintah Kota Bogor juga akan berupaya berkomunikasi dengan pihak ketiga agar pembangunan prasarana dapat diprioritaskan terlebih dahulu.

Meski demikian, Jenal mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas ketika kondisi cuaca sedang hujan atau ekstrem. Ia juga menegaskan agar warga tidak membuka paksa penutup jalan yang telah dipasang demi keamanan bersama.

“Kalaupun memang dibuka pada saat-saat tertentu hujan, cuaca ekstrem, keluarga jangan memaksakan. Dan bagi yang mengangkat paksa penutup jalan, ini sangat tidak dibenarkan,” katanya.

Jenal memastikan tidak ada niat dari pemerintah untuk menghambat aktivitas masyarakat. Penutupan akses dilakukan semata-mata demi keselamatan warga hingga pembangunan jalan baru selesai dilakukan.

Ia berharap pembangunan jalan baru Batutulis dapat rampung pada Oktober mendatang sehingga masyarakat kembali bisa menggunakan akses jalan secara normal.

“Mudah-mudahan hasil jalan baru Batutulis di Oktober sudah selesai dan warga bisa menggunakan akses normal seperti kembali. Mohon pengertiannya untuk masyarakat, mohon kerja samanya, mohon doanya,” ucap Jenal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....