Semangat HJB 544 Dinilai Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda Bogor

  • 26 Mei 2026 01:02 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam membangun identitas dan kreativitas Kota Bogor. Perayaan HJB tahun ini juga dianggap membuka ruang kolaborasi lebih luas antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah.

Ketua Reka Bogor, Georgian Marcello mengatakan anak muda Bogor memiliki rasa cinta yang tinggi terhadap kotanya. Menurutnya, hal tersebut terlihat dari berbagai karya kreatif yang terus bermunculan di media sosial maupun aktivitas komunitas.

“Anak-anak muda Bogor itu sebenarnya banyak yang cinta sama Bogor. Itu terlihat dari konten-konten yang mereka buat tentang tempat wisata, kuliner, sampai event-event kreatif yang ada di kota ini,” ujar Georgian dalam program Bincang Pagi RRI Bogor, Senin, 25 Mei 2026.

Ia menilai semangat HJB 544 juga terasa melalui keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan kreatif. Salah satunya melalui sayembara logo HJB yang dinilai mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang partisipasi publik secara terbuka.

“Menurut saya itu inovasi yang sederhana tapi dampaknya besar. Ketika logo disayembarakan, masyarakat jadi ikut terlibat dan merasa memiliki perayaan HJB ini,” katanya.

Georgian menambahkan, keterlibatan anak muda tidak hanya terlihat pada desain dan konten digital, tetapi juga dalam seni pertunjukan dan pengembangan budaya lokal. Salah satunya melalui Festival Teater Kala yang mengangkat kisah-kisah sejarah Kota Bogor menjadi pertunjukan teater.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan kalau identitas Bogor bisa dikenalkan lewat cara yang kreatif. Anak-anak muda sekarang punya pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat dan generasinya,” ucapnya.

Menurut Georgian, semangat kolaborasi antara komunitas kreatif dan pemerintah perlu terus diperkuat agar inovasi anak muda dapat berkembang lebih luas. Ia menyebut pemerintah daerah saat ini mulai memberikan ruang bagi komunitas kreatif untuk terlibat dalam pembangunan kota.

“Ketika pemerintah membuka ruang kolaborasi, anak muda jadi lebih percaya diri untuk berkarya. Itu penting supaya kreativitas mereka tidak berhenti hanya sebagai hobi,” ujarnya.

Ia pun mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani memulai ide-ide baru. Menurutnya, banyak potensi di Kota Bogor yang masih bisa dikembangkan menjadi karya kreatif maupun peluang ekonomi.

“Kalau anak muda mulai bergerak dan melihat potensi di sekitarnya, pasti akan muncul ide-ide baru. Dari hobi dan komunitas kecil saja sebenarnya bisa lahir peluang ekonomi kreatif yang besar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....