Gastro Fest 2026 Siap Angkat Produk Petani, Peternak, dan Nelayan Bogor
- 19 Jun 2026 19:14 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Gastro Fest 2026 akan digelar pada 27-28 Juni 2026 di Taman Koleksi IPB Baranangsiang, Kota Bogor.
- Beragam sajian yang ditampilkan akan berasal dari hasil pertanian, peternakan, dan perikanan yang diolah menjadi hidangan menarik bagi masyarakat.
RRI.CO.ID, Bogor - Gastro Fest 2026 akan digelar pada 27-28 Juni 2026 di Taman Koleksi IPB Baranangsiang, Kota Bogor. Festival gastronomi tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menghadirkan kekayaan kuliner daerah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam keterangan kepada media, penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kecintaan berbagai kalangan terhadap kekayaan kuliner Kota Bogor. Beragam sajian yang ditampilkan akan berasal dari hasil pertanian, peternakan, dan perikanan yang diolah menjadi hidangan menarik bagi masyarakat.
Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Haidar Wurjanto, mengatakan bahwa Gastro Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner, tetapi juga sarana memperkuat keterhubungan antara pelaku usaha di sektor hulu dan hilir. Menurutnya, keberadaan festival tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi para produsen pangan lokal.
“Acara ini menjadi salah satu bagian dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan menghubungkan sektor hulu dan hilir produk pertanian, peternakan, dan perikanan sehingga dapat langsung terakomodasi dan dipasarkan hingga ke konsumen akhir,” ujar Haidar, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa saat ini masih banyak petani, peternak, dan nelayan yang membutuhkan dukungan agar produknya dapat terserap pasar secara optimal. Melalui festival yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis tersebut, berbagai produk lokal diharapkan mampu menjangkau restoran besar maupun pelaku UMKM.
Sementara itu, Ketua Hari Jadi Bogor ke-544, Iceu Pujiati, menilai Gastro Fest 2026 menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah bersama komunitas terhadap penguatan sektor pangan lokal. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi hasil produksi masyarakat.
“Agenda ini menjadi salah satu bukti kepedulian pemerintah daerah bersama seluruh komunitas terhadap pemberdayaan petani, nelayan, dan peternak agar produk yang mereka hasilkan dapat terserap pasar. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner serta menyaksikan langsung proses pengolahan makanan yang akan diperagakan para chef dalam festival ini,” kata Iceu Pujiati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....