Semangat “Bogor Nanjeur”, HJB 544 Perkuat Kolaborasi Warga dan Pemerintah

  • 26 Mei 2026 06:00 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 mengusung tema “Bogor Nanjeur” yang menjadi simbol semangat Kota dan Kabupaten Bogor untuk terus berdiri tegak menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Tema tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Bogor yang lebih baik.

Dalam dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 25 Mei 2026, Ketua Panitia HJB 544 Tingkat Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan filosofi “Nanjeur” memiliki makna berdiri tegak dengan penuh kekuatan dan harapan. Menurutnya, Bogor memiliki sejarah panjang yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Bogor ini punya histori luar biasa sebagai pusat Kerajaan Pajajaran. Karena itu semangat Bogor Nanjeur berarti Bogor harus terus berdiri tegak dan bergerak menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Iceu Pujiati.

Ia menjelaskan keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Kolaborasi bersama masyarakat, komunitas, akademisi, pelaku usaha hingga media menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat HJB 544 tahun ini.

“Bogor tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah. Semua unsur harus terlibat bersama-sama, mulai dari masyarakat, komunitas, pelaku usaha hingga media agar pembangunan berjalan lebih kuat,” katanya.

Dalam rangkaian HJB 544, berbagai komunitas turut dilibatkan mulai dari budayawan, pelajar, komunitas lari, UMKM hingga pegiat ekonomi kreatif. Berbagai kegiatan budaya, olahraga, pendidikan hingga pelayanan masyarakat disiapkan sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor.

Iceu menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama HJB tahun ini. Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan rasa memiliki terhadap Kota Bogor semakin tumbuh.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias ikut berpartisipasi dalam rangkaian HJB. Ini membuktikan semangat kebersamaan warga Kota Bogor masih sangat kuat,” ucapnya.

Selain itu, semangat kolaborasi juga ditunjukkan melalui sinergi antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor. Hal tersebut terlihat dari penggunaan logo bersama hingga sejumlah kegiatan lintas wilayah yang dilaksanakan secara kolaboratif.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Hari Jadi Bogor bukan hanya milik kota atau kabupaten saja. Tetapi menjadi milik bersama seluruh masyarakat Bogor,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....