DPRD Kota Bogor Dorong Kuota Domisili Sekolah Maung untuk Warga Kota Bogor
- 21 Mei 2026 09:59 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – DPRD Kota Bogor mendorong agar kuota domisili dalam Program Sekolah Maung diprioritaskan bagi warga Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur usai rapat kerja bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat terkait kesiapan pelaksanaan program tersebut, Selasa, 19 Mei 2026.
Program Sekolah Maung akan dibuka di dua sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kota Bogor dan SMK Negeri 3 Kota Bogor. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.
Fajar mengatakan, DPRD Kota Bogor ingin memastikan petunjuk teknis dan mekanisme penerimaan peserta didik berjalan dengan baik, termasuk terkait jalur penerimaan dan kesiapan sekolah.
“Domisili ini kami harapkan bisa diprioritaskan untuk warga Kota Bogor, mengingat jumlah SMA negeri di Kota Bogor masih terbatas, walaupun tidak menutup kemungkinan warga luar daerah ikut mendaftar,” ujar Fajar.
Ia menjelaskan, terdapat empat jalur penerimaan dalam Sekolah Maung, yakni potensi akademik, prestasi akademik, akademik berbasis sertifikat, dan non-akademik. Masing-masing jalur memiliki bobot penilaian berbeda yang menggabungkan nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta sertifikat prestasi.
Selain itu, peserta juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, seperti nilai rata-rata minimal 85, domisili KK dan KTP minimal satu tahun, hingga tes psikologi dengan minimal IQ 130 skala Wechsler dari lembaga psikologi terdaftar.
Menurut Fajar, Sekolah Maung memiliki perbedaan dengan sekolah reguler karena menerapkan dua kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional dan Cambridge.
“Karena menggunakan dua kurikulum, peserta didik juga dituntut mampu mengikuti pembelajaran dengan dua bahasa,” katanya.
DPRD Kota Bogor juga meminta agar pembiayaan tes psikologi bagi siswa kurang mampu dapat difasilitasi pemerintah dan tidak sepenuhnya dibebankan kepada orang tua.
Sementara itu, untuk SMK Negeri 3 Kota Bogor tersedia lima kompetensi keahlian yang dibuka, yakni kuliner, busana, tata kecantikan, perhotelan, dan teknik komputer jaringan (TKJ).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....