BLK Kota Bogor Cetak Tenaga Kerja Kompeten dan Siap Industri
- 12 Mei 2026 04:15 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Balai Latihan Kerja atau BLK Kota Bogor terus memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi guna menekan angka pengangguran di Kota Bogor. Melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, sebagian besar lulusan kini berhasil terserap ke dunia kerja.
Dalam Dialog Bogor Pagi Ini edisi Senin, 11 Mei 2026, Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kota Bogor, Eka Permana mengatakan, BLK memprioritaskan pelatihan bagi masyarakat usia produktif dari kelompok rentan miskin atau desil 1 sampai 5.
“Peserta pelatihan kami utamakan warga Kota Bogor yang belum memiliki keterampilan ataupun pendidikan tinggi. Harapannya mereka punya kompetensi untuk masuk dunia kerja,” ujar Eka.
Ia menjelaskan, setiap peserta akan mendapatkan dua sertifikat setelah menyelesaikan pelatihan, yakni sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi berlisensi BNSP. Sertifikat tersebut menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan di perusahaan.
Menurutnya, dari data lulusan pelatihan tahun ini, sekitar 80 persen peserta telah terserap bekerja, terutama di sektor hospitality seperti restoran dan housekeeping.
“Sebagian besar lulusan sudah bekerja. Sisanya ada yang memilih membuka usaha mandiri atau masih menunggu panggilan kerja,” katanya.
BLK Kota Bogor tahun ini membuka berbagai pelatihan seperti housekeeping, tata boga, tata rias, desain grafis, barista, digital marketing hingga content creator. Tingginya minat masyarakat terlihat dari membludaknya pendaftar di sejumlah kelas pelatihan.
“Untuk kelas content creator saja, sehari dibuka sudah ada 150 orang mendaftar, padahal kuotanya hanya 20 peserta,” ucap Eka.
Selain pelatihan, BLK juga menggandeng sejumlah hotel dan perusahaan untuk program magang selama tiga bulan. Melalui program tersebut, peserta dapat langsung dipantau dan direkrut oleh perusahaan mitra.
Praktisi pelatihan BLK Kota Bogor, Bambang Suparmono mengatakan, kolaborasi dengan industri menjadi kunci agar lulusan lebih mudah terserap kerja.
“Dunia industri butuh apa, itu yang kami siapkan kompetensinya. Jadi tidak sekadar pelatihan, tapi outcome-nya benar-benar terserap kerja,” kata Bambang.
Pemerintah Kota Bogor berharap program pelatihan kerja ini dapat menjadi solusi bertahap dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Bogor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....