Tanah Longsor Mengancam Akses Jalan Warga di Pakuan Regency, BPBD Lakukan Asesmen
- 06 Mei 2026 20:49 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Peristiwa tanah longsor terjadi di kawasan Pakuan Regency Cluster Tanjung Agung, RT 05 RW 07, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat.
- Dampak dari kejadian ini mengakibatkan longsoran dengan tinggi sekitar 8 meter dan lebar kurang lebih 10 meter. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan akses jalan serta aktivitas warga di sekitar lokasi
RRI.CO.ID, Bogor – Peristiwa tanah longsor terjadi di kawasan Pakuan Regency Cluster Tanjung Agung, RT 05 RW 07, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Laporan kejadian baru diterima oleh BPBD Kota Bogor pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 07.30 WIB melalui pesan WhatsApp dari warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak ke lokasi pada pukul 08.00 WIB untuk melakukan penanganan awal.
Berdasarkan hasil pemantauan, longsor dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta kondisi tanah yang labil. Selain itu, erosi akibat aliran Kali Ciapus turut memperparah kondisi hingga menyebabkan amblesnya bagian pinggir jalan.
Dampak dari kejadian ini mengakibatkan longsoran dengan tinggi sekitar 8 meter dan lebar kurang lebih 10 meter. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan akses jalan serta aktivitas warga di sekitar lokasi.
Danru BPBD Kota Bogor, Heru Apriyansah, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan assessment setelah tiba di lokasi.
“Kami langsung melakukan penilaian kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta RT/RW setempat untuk langkah penanganan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah pembangunan tembok penahan tanah (TPT) guna mencegah longsor susulan.
“Pembangunan TPT sangat diperlukan agar struktur tanah lebih stabil dan tidak terjadi longsor lanjutan,” katanya.
Penanganan kejadian melibatkan unsur BPBD Kota Bogor, Kelurahan Margajaya, serta Tagana Kota Bogor. Saat ini proses assessment, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat telah selesai dilakukan, sementara kondisi di lokasi masih dalam pemantauan petugas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....