Damkar Kota Bogor Imbau Warga Siaga Mandiri Cegah Kebakaran

  • 23 Apr 2026 14:24 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah kebakaran. Hal ini penting terutama di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Frietas , mengatakan penanganan awal kebakaran sangat menentukan sebelum petugas tiba. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat.

“Respon time nasional sekitar 15 menit. Dalam waktu tersebut, penanganan awal oleh masyarakat sangat menentukan,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.

Damkar secara rutin memberikan edukasi kepada masyarakat, mulai dari tingkat RT, RW, sekolah hingga perusahaan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan sifat api dan praktik langsung pemadaman sederhana.

“Tanpa latihan, masyarakat cenderung panik saat terjadi kebakaran. Padahal api kecil bisa ditangani dengan alat sederhana seperti karung atau handuk basah,” katanya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah. Keberadaan APAR dinilai penting untuk mengendalikan api sebelum membesar.

“Kami mendorong setiap rumah memiliki APAR sebagai langkah antisipasi. Penanganan awal yang cepat bisa mencegah kebakaran meluas,” ucapnya.

Pengecekan instalasi listrik secara berkala juga menjadi langkah pencegahan yang perlu dilakukan. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di permukiman.

“Selain itu, masyarakat perlu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman. Hal ini penting untuk mencegah potensi kebakaran dari dalam rumah,” ujarnya.

Damkar juga meminta masyarakat untuk memberikan akses jalan bagi mobil pemadam saat terjadi kebakaran. Penataan parkir kendaraan di lingkungan permukiman dinilai sangat berpengaruh terhadap kecepatan penanganan.

“Kolaborasi masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk dalam memberikan akses bagi petugas. Dengan begitu, proses pemadaman bisa berjalan lebih cepat dan efektif,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini. Langkah sederhana di tingkat rumah tangga dinilai mampu meminimalisir risiko kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....