Dedie Rachim Minta Komitmen Bersama untuk Sukseskan PSEL Bogor

  • 23 Apr 2026 10:32 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bogor disebut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim tidak terlepas dari peran para pemimpin terdahulu.
  • Dedie menjelaskan tidak semua jenis sampah dapat diproses di PSEL, seperti logam, kaca, benda mudah meledak, dan sampah berkadar air tinggi.

RRI.CO.ID, Bogor - Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bogor disebut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim tidak terlepas dari peran para pemimpin terdahulu. Menurutnya, rencana pembangunan dua PSEL merupakan hasil kerja panjang yang telah dirintis sejak beberapa tahun lalu.

Dedie mengatakan kesiapan lokasi dan sistem pengelolaan sampah yang ada saat ini merupakan hasil estafet pembangunan dari kepemimpinan sebelumnya. Hal itu disampaikan saat rapat bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor di Vihara Dhanagun, Jalan Surya Kencana.

“Peluang ini menjadi permulaan yang harus dilanjutkan oleh para penerus. Wali Kota datang dan pergi, tetapi komitmen tetap harus dijaga bersama sebagai modal pembangunan,” ujar Dedie Rachim, Rabu, 22 April 2026.

Ia menegaskan keberhasilan operasional PSEL sangat bergantung pada kualitas pasokan sampah yang masuk ke fasilitas tersebut. Karena itu, seluruh wilayah diminta aktif mengedukasi masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai sejak dari sumbernya.

Selain edukasi warga, perangkat daerah juga didorong mulai mengelola sampah secara mandiri di lingkungan masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban sampah yang dikirim ke tempat pengolahan akhir.

Dedie menjelaskan tidak semua jenis sampah dapat diproses di PSEL, seperti logam, kaca, benda mudah meledak, dan sampah berkadar air tinggi. Ia juga meminta setiap kelurahan memiliki unit pengolahan maggot sebagai solusi penanganan sampah organik, khususnya sisa makanan.

“Alhamdulillah, satu permasalahan besar mulai kita urai dan selesaikan, baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang. Selanjutnya, kita perlu mempersiapkan kualitas sampah dan sumber daya manusia,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....