DP3A Kota Bogor Fokus Berdayakan Perempuan Kepala Keluarga

  • 21 Apr 2026 22:29 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Momentum Hari Kartini dimanfaatkan Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, khususnya melalui program Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Dalam dialog Bogor Asta Cita RRI Bogor edisi Selasa, 21 April 2026, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) DP3A Kota Bogor, Rini Mulyani, mengatakan perempuan saat ini memiliki peran yang semakin luas. Tidak hanya di dalam keluarga, tetapi juga di bidang sosial, ekonomi, hingga kepemimpinan.

“Perempuan memiliki peran besar sebagai pusat pendidikan di keluarga. Ibu menjadi sekolah pertama bagi anak-anak di rumah,” ujarnya.

“Selain itu, perempuan juga aktif di berbagai bidang dan menjadi agen perubahan di masyarakat. Ini menunjukkan peran perempuan semakin strategis,” tambahnya.

Salah satu program prioritas DP3A adalah PEKA yang menyasar perempuan sebagai penopang ekonomi keluarga. Program ini tidak hanya untuk ibu tunggal, tetapi juga perempuan yang mengambil peran ekonomi saat keluarga menghadapi keterbatasan.

“PEKA adalah perempuan yang berperan sebagai kepala keluarga dalam kondisi tertentu. Mereka didorong untuk mandiri dan mampu membantu ekonomi keluarga,” kata Rini.

“Program ini menjadi salah satu upaya menekan angka kemiskinan, terutama bagi kelompok masyarakat desil satu dan dua,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, DP3A memberikan pelatihan keterampilan seperti pembuatan produk bakery kepada peserta. Pelatihan tersebut dilengkapi dengan pendampingan produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk.

“Kami tidak hanya melatih, tetapi juga mendampingi sampai ke tahap pemasaran. Bahkan kami menjembatani kerja sama dengan UMKM dan sektor perhotelan,” ujarnya.

“Harapannya produk dari perempuan PEKA bisa masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk kebutuhan hotel dan kegiatan besar di Kota Bogor,” tambahnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi perempuan sekaligus mengurangi angka kemiskinan ekstrem. DP3A menargetkan peserta dapat naik kelas dari kelompok ekonomi terbawah ke tingkat yang lebih baik.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, pemerintah optimistis pemberdayaan perempuan dapat berjalan berkelanjutan. Perempuan diharapkan semakin mandiri dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....