BPBD Kota Bogor Tangani Longsor di Balivet Bawah Ciwaringin
- 17 Apr 2026 20:02 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Tanah longsor terjadi di kawasan Balivet Bawah RT 003/RW 011, Kelurahan Ciwaringin, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
- Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kota Bogor, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil disertai intensitas hujan tinggi.
RRI.CO.ID, Bogor – Tanah longsor terjadi di kawasan Balivet Bawah RT 003/RW 011, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa ini menyebabkan bagian dapur rumah warga rusak dan material longsoran menutup sebagian aliran Kali Cipakancilan.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kota Bogor, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil disertai intensitas hujan tinggi. Tebing yang longsor memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan lebar kurang lebih 5 meter.
Rumah milik Iwan Suganda yang dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Material tanah juga menyeret rumpun bambu di sekitar lokasi hingga menutup sebagian saluran air.
Danru BPBD Kota Bogor, Indra Rustandi, mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga melalui media sosial.
Tim TRC-PB BPBD Kota Bogor kemudian melakukan dokumentasi dan berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat. Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain BPBD Kota Bogor, Tagana, kelurahan, serta pengurus RT dan RW setempat.
“Kami segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta penanganan awal agar dampak longsor tidak meluas,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Selain asesmen, petugas juga menyerahkan bantuan darurat berupa terpal kepada warga terdampak. Penanganan di lapangan dilaporkan selesai sekitar pukul 17.00 WIB setelah kondisi area dinilai aman untuk sementara.
BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan rawan longsor. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan retakan tanah, pergerakan tebing, atau potensi bencana lainnya di lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....