WALHI Soroti Dugaan Penebangan Liar Terjadi di Sentul City Babakan Madang

  • 11 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Aksi penebangan sejumlah pohon kembali terekam kamera, di sekitar tebing Jalan Taman Venesia Selatan Sentul City, Kabupaten Bogor, Kamis 9 April 2026. Menanggapi temuan ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), meminta kepada pihak PT Sentul City turut aktif melestarikan pohon dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan hidup.

Direktur Eksekutif WALHI Jawa Barat, Wahyudin menyampaikan, Pertama, jumlah pohon yang direncanakan untuk ditebang itu harusnya memiliki dokumen. Jangankan yang jumlahnya besar, satu pohon pun juga harus ada legitimasi dari pemerintah.

"Misal, ada penebangan di trotoar atau sekitar RTH, itu tidak boleh semena-mena siapapun menebang termasuk pemerintah itu sendiri. Harus ada legitimasi tujuannya apa, mengapa ditebang atau ada yang ditebang," jelas Wahyudin, saat dihubungi Jumat, 10 April 2026.

Pohon yang ditebang harus ada pengganti yakni satu pohon yang ditebang diganti dengan 10 pohon yang jenisnya sama, dan pohon pengganti tersebut ditanam dimana. Apakah itu akan diletakkan sebagai RTH, sebagai penggantinya untuk kegiatan mereka atau tidak.

"Dan itu juga bisa di cek dalam dokumen perijinannya, dan apabila tidak dilakukan itu semua maka itu pun juga pelanggaran," tegasnya.

Sebelumnya, ditemui di lokasi penebangan pohon, seorang buruh, Rodin mengaku diberikan upah Rp.100.000,- per hari dengan target lima pohon atau lebih yang berukuran sedang maupun besar.

"Ada lima orang yang kerja, mulainya hari Senin kemarin pohon yang ditebang adalah jenis pohon yang digunakan sebagai bahan dasar funiture dan kusen," ungkapnya.

Pekerja lainnya Jali menambahkan, pohon yang sudah ditebang pada hari Senin, 6 April 2026, sebanyak lebih dari 50 pohon jenis Bintaro ukuran sedang. Untuk hari Selasa, 7 April 2026, menebang enam pohon jenis Jati Putih ukuran besar yang usia pohonnya sekitar 15 tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....