Pergerakan Tanah di Rumpin, Sembilan Kepala Keluarga Terdampak dan Mengungsi

  • 06 Apr 2026 14:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pergerakan tanah disertai ciaca ekstrim curah hujan tinggi di Kecamatan Rumpin Bogor mengakibatkan serangkaian bencana seperti banjir dan longsor. Sebelumnya pergerakan tanah juga terjadi di Kampung Malingping Desa Sukasari dan Kampung Leuwiranji Desa Sukamulya, menyusul Kampung Cisirung Desa Rabak.

Kepala Desa Rabak Wawan Nurwandi kepada wartawan menjelaskan bahwa ada sekitar sembilan rumah warga terdampak bencana pergerakan tanah dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dari resiko yang lebih parah.

"Ada 9 KK harus mengungsi ke rumah sodara atau tetangga yang kondisinya lebih aman. 9 rumah warga itu alami retak-retak akibat terdampak pergerakan tanah," ujar Wawan Nurwandi, Senin 6 April 2026.

Dari sembilan KK yang mengungsi itu ada beberapa diantaranya yang terpaksa harus mengontrak rumah dikarenakan jumlah anggota keluarga yang cukup banyak. Kepala keluarga yang terdampak bencana alam pergerakan tanah berada di RT 01 RW 01 Kampung Cisirung Desa Rabak Kecamatan Rumpin.

"Jadi ada juga warga terdanpak yang harus mengontrak rumah. Hal ini juga memerlukan perhatian dan penanganan. Selain keperluan bantuan bahan pangan dan lainnya. Kalau melihat kondisi geografis lokasinya, memang perlu dilakukan relokasi terhadap rumah warga terdampak. Karena letak nya di daerah rawan longsor," ungkapnya.

Proses assesmen penanganan bencana ini sudah dilakukan tim gabungan dari Pemcam Rumpin, BPBD, Satpol PP dan Pemdes Rabak. Saat ini BPBD masih terus melakukan proses pembatasan dan analisis penanganannya.

BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan assesmen dan analisa untuk penanganan bencana alam pergerakan tanah. Termasuk di beberapa lokasi lainnya di Kecamatan Rumpin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....