Pengembangan Wilayah Sukamakmur Jadi Pusat Ekonomi Dorong DOB Bogor Timur

  • 25 Mar 2026 23:52 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong pemerataan pembangunan dengan mengembangkan pusat ekonomi baru di wilayah Bogor Timur, khususnya di Kecamatan Sukamakmur yang dinilai memiliki posisi strategis. Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Pengembangan tersebut dilatarbelakangi oleh masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kawasan Bogor Timur, terutama di Kecamatan Sukamakmur dan Tanjungsari. Pada tahun 2025, Sukamakmur tercatat berada di peringkat ke-39 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, menunjukkan masih terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Kondisi ini mencerminkan perlunya peningkatan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah menilai, tanpa intervensi yang terarah, kesenjangan pembangunan akan terus terjadi di wilayah tersebut.

Menjawab hal tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto merumuskan strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Fokusnya mencakup penguatan infrastruktur dan konektivitas, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pengembangan ini kami lakukan untuk menciptakan pusat pertumbuhan baru yang dapat mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Bogor Timur. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.” ujar Rudy Susmanto, Rabu 25 Maret 2026.

Keberadaan pusat ekonomi baru di Sukamakmur diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah.

“Kami akan terus mengoptimalkan potensi wilayah dan dukungan aset daerah untuk meningkatkan nilai skoring sebagai syarat dalam pembentukan CDOB Bogor Timur. Langkah ini menjadi komitmen Pemkab Bogor dalam mempercepat terwujudnya daerah otonomi baru.” katanya.

Sebagai bentuk konkret, Pemkab Bogor menjalin kerja sama dengan PT Bukit Jonggol Asri melalui penyerahan lahan seluas 63 hektare sebagai bagian dari Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU). Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur kawasan ekonomi baru.

“Lahan yang diserahkan harus dalam kondisi clean and clear serta bebas dari sengketa. Jika di kemudian hari muncul permasalahan hukum, hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak pengembang sesuai perjanjian.” ujar Ajat Rochmat Jatnika.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur mampu mendorong pertumbuhan kawasan Bogor Timur sekaligus memperkuat kesiapan wilayah dalam mewujudkan daerah otonomi baru yang mandiri dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....