Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi Zakat Perusahaan Melalui BAZNAS
- 13 Mar 2026 08:38 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Ketua Adityawarman Adil mendorong optimalisasi penghimpunan zakat dari kalangan perusahaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) guna memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bogor. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) perusahaan pada Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Adityawarman menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan lembaga pengelola zakat. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung program pembangunan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah secara personal, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai instrumen ekonomi yang dapat mendorong terciptanya keadilan sosial. Jika dikelola secara optimal, zakat mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan.” ujarnya.
Ia juga menyoroti hadirnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 114 Tahun 2025 yang memberikan ruang bagi zakat atau sumbangan keagamaan wajib untuk menjadi pengurang penghasilan kena pajak apabila disalurkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.
Menurutnya, kebijakan ini membuka peluang bagi perusahaan untuk menunaikan zakat secara lebih sistematis dan transparan.
“Regulasi ini menunjukkan dukungan negara terhadap zakat sebagai bagian dari pembangunan sosial ekonomi,” katanya.
Ia mengatakan dunia usaha dapat memanfaatkannya untuk memperluas dampak sosial melalui penyaluran zakat yang terorganisir.
Adityawarman menambahkan, keterbatasan anggaran daerah menjadikan peran filantropi masyarakat semakin penting. Karena itu, penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat melengkapi program pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang belum terakomodasi.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan penghimpunan dana umat guna membantu menekan angka kemiskinan di Kota Bogor. Ia mengakui potensi zakat di daerah tersebut cukup besar, namun realisasinya saat ini masih belum optimal.
“Melalui forum ini kami juga memetakan potensi zakat daerah agar penghimpunan dapat dilakukan lebih terarah. Harapannya, kesadaran masyarakat dan dunia usaha untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS semakin meningkat.” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....