Kebakaran TPAS Galuga, Pemkot Bogor Atur Pengiriman Sampah

  • 09 Sep 2026 08:20 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kebakaran TPAS Galuga, Kabupaten Bogor, terjadi pada Selasa, 8 September 2026. Kebakaran tersebut sementara mengganggu pengiriman sampah dari Kota Bogor karena akses menuju lokasi digunakan untuk kendaraan pemadam kebakaran dan alat berat.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, kebakaran TPAS Galuga bermula dari lahan milik masyarakat di sekitar lokasi. Api kemudian tertiup angin hingga masuk ke area tempat pemrosesan akhir sampah tersebut.

"Sebagaimana informasi yang saya terima sejak tadi pagi, telah terjadi kebakaran di area TPAS Galuga. Apinya berasal dari lahan milik masyarakat yang tertiup angin kemudian masuk ke area," ujar Dedie, dikutip dari Instagram resmi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Penanganan kebakaran TPAS Galuga melibatkan sejumlah unsur kebencanaan dari Kota dan Kabupaten Bogor. Dedie juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta jajaran Forkopimda yang turut mendukung penanganan di lokasi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten. Khususnya kepada Danlanud Atang Sendjaja yang sudah menerjunkan helikopternya dalam penanganan kebakaran ini melalui water bombing," kata Dedie.

Selain water bombing menggunakan helikopter dari Lanud Atang Sendjaja, bantuan juga diberikan Resimen Brimob Kedung Halang. Sementara itu, akses menuju TPAS Galuga masih diprioritaskan untuk mobilisasi kendaraan kedaruratan dan alat berat.

"Untuk sementara jalur pengiriman sampah tertutup karena adanya lintasan kendaraan-kendaraan kedaruratan seperti pemadam kebakaran dan alat-alat berat lainnya. Mudah-mudahan besok sudah normal, kita lihat situasinya pada malam hari ini," tutur Dedie.

Pemkot Bogor kini mengatur kembali mekanisme distribusi sampah sambil menunggu kondisi di TPAS Galuga memungkinkan untuk pemulihan. Jika akses telah kembali aman dan normal, pengiriman sampah dari Kota Bogor ke TPAS Galuga diharapkan dapat berjalan seperti biasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....