Pemkot Bogor Mulai Bangun Akses Jalan Saleh Danasasmita Batu Tulis

  • 23 Feb 2026 22:37 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor mulai menjalankan tahapan awal pembangunan akses pengganti Jalan Saleh Danasasmita. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan penataan infrastruktur di wilayah selatan kota.

Tahap awal pekerjaan meliputi pematangan lahan, pekerjaan cut and fill, serta inventarisasi dan penanganan jaringan utilitas yang berada di sekitar lokasi proyek. Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Perhubungan turut dilibatkan dalam proses ini. Sinergi lintas perangkat daerah dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana dan ketentuan teknis.

“Alhamdulillah, hari ini Pemkot Bogor mulai melakukan pekerjaan cut and fill pada akses jalan pengalihan yang lahannya sudah dibebaskan. Untuk pembangunan fisik masih menunggu proses lelang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Sekda Denny Mulyadi, di kawasan Sumur Tujuh, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, lima pohon di sisi jalan dilakukan pemangkasan sebagai bagian dari penataan area kerja. Pemerintah juga berkoordinasi dengan PLN, Apjatel, serta Perumda Tirta Pakuan untuk memeriksa dan memindahkan jaringan utilitas agar tidak menghambat pembangunan fisik.

Denny menambahkan, pekerjaan konstruksi diperkirakan dapat dimulai dalam dua hingga tiga bulan mendatang setelah proses lelang dan peninjauan perencanaan selesai. Ia berharap percepatan ini dapat segera memberikan manfaat bagi warga yang terdampak penutupan jalan sebelumnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang intensif agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sementara itu, Kepala Disperumkim Chusnul Rozaqi memastikan pohon yang dipangkas akan dipindahkan untuk ditanam kembali, dan Kepala Dinas PUPR Juniarti Estiningsih menargetkan penanganan utilitas rampung dalam satu hingga dua pekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....