Bunga Bangkai Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor

  • 08 Feb 2026 20:12 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Fenomena mekarnya bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum kembali terjadi di Kebun Raya Bogor dan menarik perhatian masyarakat luas. Kehadiran bunga langka ini menjadi magnet tersendiri, dengan pengunjung rela mengantre untuk menyaksikan langsung momen yang jarang terjadi tersebut.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut merasakan antusiasme warga saat ikut mengantre di sela kegiatan fun walk. Ia menyebut peristiwa ini sangat istimewa karena bunga bangkai memiliki siklus mekar yang panjang dan hanya berlangsung dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, Kota Bogor melalui Kebun Raya Bogor kembali diberi kesempatan menikmati mekarnya bunga bangkai yang hanya bertahan sekitar empat hingga lima hari,” ujar Dedie Rachim, Minggu, 8 Februari 2026.

Menurutnya, momen ini menjadi kebanggaan sekaligus daya tarik edukasi bagi masyarakat. Di lokasi yang sama, para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga melakukan pengamatan dan penelitian. Berdasarkan keterangan peneliti, bunga tersebut mulai memasuki fase mekar sejak beberapa hari lalu dan akan berangsur menguncup setelah mencapai puncaknya.

Peristiwa langka ini berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan fase mekar penuh tercatat pada malam 5 Februari 2026. Bunga dengan tinggi tongkol mencapai sekitar 140 sentimeter dan diameter 56 sentimeter tersebut merupakan koleksi Kebun Raya Bogor sejak 1992 dengan bibit asal Jambi.

Peneliti Ahli Madya BRIN, Dian Latifah, menjelaskan bahwa mekarnya Amorphophallus titanum sangat dinantikan karena terakhir terjadi pada 2020.  

“Bunga ini memiliki siklus hidup unik dengan fase vegetatif, generatif, dan dorman yang panjang," tandasnya.

Fenomena ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengingat pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati. Melalui upaya konservasi, penelitian, dan edukasi yang berkelanjutan, keberadaan flora langka seperti Amorphophallus titanum diharapkan tetap terjaga sebagai warisan alam bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....