Polres Bogor Gelar GPM Serentak, Bantu Daya Beli Masyarakat

  • 12 Mar 2026 09:13 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Polres Bogor melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Rabu, 11 Maret 2026. GPM di lakukan sebagai cara menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok jelang Idul Fitri 1446 H.

Termasuk menjaga daya beli masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan Gerakan Pangan Murah menyediakan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau. Sementara antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan banyaknya warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Beras SPHP dijual dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram dengan total stok sebanyak 300 kilogram, dan seluruhnya berhasil terjual habis. Selain itu, beras premium yang dijual seharga Rp54.500 per 5 kilogram juga disediakan sebanyak 1.000 kilogram dan seluruhnya ludes dibeli masyarakat," ujar Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto.

Komoditas lain yang turut disediakan yaitu minyak goreng merek Minyak Kita dengan harga Rp15.000 per liter. Dari total stok 500 liter yang disediakan, seluruhnya terjual habis selama pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.

Selain itu, gula pasir yang dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram juga mendapatkan respons positif dari masyarakat. Dari stok sebanyak 300 kilogram, seluruhnya berhasil terjual kepada masyarakat yang hadir.

Kebutuhan dapur lainnya seperti tepung terigu juga disediakan dengan harga Rp9.000 per kilogram. Dari total stok 200 kilogram yang disiapkan, seluruhnya habis terjual dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, komoditas telur ayam yang dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram juga menjadi salah satu kebutuhan yang banyak diminati masyarakat. Dari stok sebanyak 700 kilogram yang disediakan, seluruhnya terjual habis.

Adapun daging ayam yang dijual dengan harga Rp36.000 per kilogram disediakan sebanyak 30 kilogram, dan hingga kegiatan berlangsung tercatat sebanyak 25 kilogram telah terjual kepada masyarakat.

Rekomendasi Berita