Ramadan Jadi Momentum Memperbaiki Hubungan dengan Sesama

  • 10 Mar 2026 05:34 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Bulan Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga momen penting untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Pesan tersebut disampaikan oleh K.H. Dede Supriatna, S.Ag. M.Pd.I. dalam segmen Kultum Ramadan Bersama RRI Bogor di hari puasa ke 19 pada Senin, 9 Maret 2026, dengan topik memperbaiki hubungan sosial selama Ramadan.

Menurutnya, Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, ampunan, dan limpahan pahala dari Allah SWT. Karena itu, umat Islam diajak menjadikan bulan suci ini sebagai waktu untuk menumbuhkan kasih sayang, simpati, dan empati terhadap orang lain, khususnya kepada mereka yang sedang membutuhkan bantuan.

Ibadah puasa yang dijalankan sejak fajar hingga matahari terbenam tidak hanya bertujuan menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa menjadi sarana pendidikan spiritual agar umat Islam semakin peka terhadap penderitaan orang lain dan terdorong untuk menebarkan kepedulian.

Ia menjelaskan bahwa dalam kehidupan seorang muslim terdapat dua hubungan utama yang harus dijaga. Pertama adalah hubungan dengan Allah atau hablum minallah, yang diwujudkan melalui berbagai ibadah seperti puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak zikir dan istighfar.

Selain itu, umat Islam juga diingatkan untuk menjaga hubungan dengan sesama manusia atau hablum minannas. Kedua hubungan ini harus berjalan seimbang agar kehidupan sosial tetap harmonis dan penuh kedamaian.

Lebih jauh dijelaskan bahwa nilai keimanan juga tercermin dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Konsep ini sejalan dengan gagasan eko-teologi yang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik tidak hanya dengan Tuhan dan sesama manusia, tetapi juga dengan alam.

Ramadan juga diharapkan mampu membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Al-Baqarah 183. Ciri orang bertakwa antara lain merasa dekat dengan Allah, selalu mencari keridaan-Nya, serta menjaga hubungan baik dengan sesama melalui sikap berbagi, memaafkan, dan mengendalikan emosi.

Melalui ibadah dan nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadan, umat Islam diharapkan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang lain. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah, tetapi juga mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita