Ganda Indonesia Terhenti di Orleans Masters 2026 usai Laga Ketat
- 25 Mar 2026 23:55 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Langkah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, harus terhenti di ajang Orleans Masters 2026 setelah kalah dari pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi. Dalam pertandingan tersebut, Leo/Bagas takluk dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 10-21.
Dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu 25 Maret 2026, Leo Rolly Carnando mengungkapkan, secara permainan pertandingan berlangsung cukup berimbang, terutama pada gim pertama. Namun, banyaknya kesalahan sendiri menjadi faktor utama kekalahan mereka, sehingga momentum yang seharusnya bisa dimanfaatkan justru berbalik menguntungkan lawan.
“Kami merasa permainan sebenarnya sudah seimbang, tapi mereka bermain lebih aman dibandingkan kami yang terus melakukan kesalahan sendiri dalam permainan ini. Pola permainan lawan yang terus menekan ke belakang sampai akhir juga membuat kami kesulitan,” ujar Leo.
Ia menjelaskan, tekanan yang diberikan lawan membuat pola permainan mereka tidak berkembang. Selain itu, komunikasi dan konsistensi di lapangan juga menjadi aspek yang perlu diperbaiki. Leo menambahkan, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bersama tim pelatih untuk memperbaiki performa ke depan, terutama dalam mengurangi unforced error dan meningkatkan ketenangan saat poin-poin krusial.
Sementara itu, Bagas Maulana menilai peluang sebenarnya sempat terbuka di gim pertama. Ia menyebut momentum sempat berpihak setelah mampu menyamakan skor menjadi 19-19. Namun, kurangnya ketenangan membuat peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
“Di gim pertama kami sempat mengejar hingga 19-19, tapi saya terburu-buru dan melakukan beberapa kesalahan sendiri. Itu yang akhirnya membuat kami kehilangan gim tersebut,” kata Bagas.
Menurutnya, kekalahan di gim pertama cukup memengaruhi mental permainan di gim kedua. Hal itu membuat lawan semakin percaya diri, sementara mereka justru kesulitan keluar dari tekanan. Bagas juga menekankan pentingnya menjaga fokus dan ritme permainan sejak awal hingga akhir pertandingan.
Di sektor ganda putri, pasangan Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi. Mereka kalah dengan skor 10-21 dan 20-22 dalam laga semifinal Orleans Masters 2026.
Rachel Allessya Rose mengakui timnya tampil cukup tegang, terlebih menghadapi pasangan baru dengan pola permainan yang belum sepenuhnya terbaca. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan mengembangkan strategi permainan sejak awal laga.
“Permainan kami menjadi kurang maksimal. Hal ini dikarenakan pola permainan lawan yang berbeda sehingga kami sangat kesulitan dalam membaca polanya. Ini menjadi bahan pembelajaran agar ke depannya kami harus bisa lebih siap dan tenang terutama dalam hal bertahan,” ujar Rachel.
Ia juga menambahkan bahwa adaptasi terhadap variasi permainan lawan menjadi tantangan tersendiri. Kurangnya kesiapan dalam membaca arah serangan lawan membuat mereka kerap kehilangan poin penting, terutama saat reli panjang.
Febi Setianingrum menambahkan, lawan memiliki variasi permainan yang menyulitkan, terutama di area depan net yang sangat rapat dan agresif. Hal tersebut membuat mereka kerap ragu dalam mengambil keputusan saat mengembalikan bola.
“Mereka banyak variasi dan permainan depan mereka sangat rapat, itu membuat kami ragu saat mengembalikan bola. Kami juga harus belajar menjaga keunggulan, karena di gim kedua sebenarnya sudah sempat unggul tapi terkejar,” kata Febi.
Febi juga menyoroti pentingnya menjaga konsistensi saat sudah berada di posisi unggul. Menurutnya, kehilangan fokus di poin-poin akhir menjadi pelajaran berharga agar ke depan bisa tampil lebih matang dan stabil.
Hasil ini menjadi catatan evaluasi bagi kedua pasangan Indonesia untuk meningkatkan performa pada turnamen berikutnya. Baik di sektor ganda putra maupun ganda putri, peningkatan dari segi mental bertanding, strategi, serta meminimalisasi kesalahan sendiri menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi demi meraih hasil lebih baik di ajang internasional selanjutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....