Pers Nasional Sehat Dukung Ekonomi Berdaulat
- 09 Feb 2026 16:13 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Hari Pers Nasional 2026 yang diperingati pada Senin, 9 Februari 2026, menjadi momentum refleksi kondisi pers nasional di tengah tantangan ekonomi dan politik global. Tema Pers Sehat untuk Ekonomi Berdaulat dan Negara Kuat menegaskan peran pers sebagai pilar demokrasi dan penopang ketahanan bangsa.
Anggota Dewan Pers, Niken Widiastuti, menyebut industri pers saat ini menghadapi tekanan berat akibat disrupsi teknologi digital. Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dan pergeseran belanja iklan ke platform digital global berdampak langsung pada keberlanjutan perusahaan media.
“Industri pers berada dalam situasi yang sangat menantang karena disrupsi teknologi dan perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat. Pergeseran belanja iklan ke platform digital global memberikan tekanan besar bagi keberlangsungan media,” ucapnya saat berdialog dalam Bogor Pagi Ini Pro 1 RRI Bogor, Senin, 9 Februari 2026.
Kondisi tersebut mendorong banyak media cetak, online, radio, hingga televisi melakukan efisiensi besar-besaran. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami industri media global seiring dominasi platform digital dalam belanja iklan.
“Banyak media terpaksa mengurangi jam tayang hingga melakukan pemutusan hubungan kerja. Situasi ini juga dialami media global, sehingga tantangan pers bersifat menyeluruh,” ujarnya.
Meski demikian, media arus utama dinilai tetap memiliki peluang besar di tengah banjir informasi media sosial. Tingkat kepercayaan publik terhadap media mainstream masih lebih tinggi karena menyajikan informasi terverifikasi dan kredibel.
“Media arus utama tetap dibutuhkan masyarakat sebagai rujukan kebenaran informasi. Ketika publik ragu terhadap informasi di media sosial, media kredibel menjadi tempat untuk melakukan verifikasi,” katanya.
Untuk menjaga keberlanjutan pers, Dewan Pers tengah menginisiasi pembentukan dana jurnalisme. Skema ini diharapkan dapat membantu media tetap sehat tanpa mengganggu independensi redaksional, dengan dukungan yang transparan dan bertanggung jawab.
Melalui peringatan Hari Pers Nasional 2026, Dewan Pers mendorong insan pers terus menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas. Pers yang sehat diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus berkontribusi bagi terwujudnya ekonomi berdaulat dan negara yang kuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....