Jangan Asal Panggang, Ini Kesalahan yang Bikin Daging Cepat Gosong

  • 21 Agt 2026 23:00 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Jangan gunakan api terlalu tinggi sejak awal karena permukaan daging bisa cepat gosong sementara bagian dalam belum matang.
  • Perhatikan bumbu dan kondisi daging. Saus yang mengandung gula mudah menghitam, sedangkan daging yang terlalu basah dapat membuat proses pemanggangan kurang optimal.
  • Sesuaikan cara memanggang dengan ketebalan daging. Jika bagian luar sudah kecokelatan tetapi bagian dalam belum matang, pindahkan daging ke area dengan panas lebih rendah.

RRI.CO.ID, Bogor - Memanggang daging terlihat sederhana. Tinggal meletakkan daging di atas pemanggang, membolak-baliknya, lalu menunggu hingga matang. Namun, jika caranya kurang tepat, daging justru bisa cepat gosong sebelum bagian dalamnya matang sempurna.

Hal ini cukup sering terjadi ketika memanggang daging dengan irisan tipis. Potongan seperti daging untuk grill atau yakiniku membutuhkan waktu memasak yang relatif singkat sehingga harus lebih sering diperhatikan.

Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah menggunakan panas terlalu tinggi sejak awal. Api yang besar memang membuat daging cepat berubah warna, tetapi permukaannya juga lebih mudah terbakar. Akibatnya, bagian luar sudah hitam sementara bagian dalam belum matang sesuai selera.

Sebelum memanggang, pastikan alat pemanggang sudah cukup panas. Setelah itu, daging bisa diletakkan dan dibiarkan beberapa saat hingga permukaannya berubah warna sebelum dibalik.

Terlalu sering membolak-balik daging juga tidak perlu dilakukan. Selain membuat proses memasak menjadi kurang efektif, daging bisa kehilangan cairan dan permukaannya tidak mendapatkan warna kecokelatan yang merata.

Penggunaan bumbu juga perlu diperhatikan. Saus yang mengandung gula, seperti kecap manis atau saus barbeque, sebaiknya tidak terlalu banyak dioleskan sejak awal karena mudah menghitam ketika terkena panas tinggi.

Daging yang baru selesai dimarinasi pun sebaiknya tidak langsung dalam kondisi terlalu basah. Sisa cairan yang berlebihan dapat membuat proses pemanggangan menjadi kurang optimal dan membuat permukaan daging lebih sulit mendapatkan tekstur kecokelatan.

Ketebalan daging juga berpengaruh. Irisan tipis akan lebih cepat matang, sedangkan potongan yang lebih tebal membutuhkan waktu lebih lama. Karena itu, jangan menyamakan waktu memanggang setiap jenis dan ukuran potongan daging.

Jika permukaan daging sudah kecokelatan tetapi bagian dalam masih membutuhkan waktu, daging dapat dipindahkan ke bagian pemanggang yang panasnya lebih rendah. Dengan cara ini, bagian dalam bisa terus matang tanpa membuat bagian luarnya semakin gosong.

Memanggang daging pada akhirnya bukan sekadar soal besar kecilnya api. Mengenali jenis daging, memperhatikan ketebalannya, mengatur panas, serta mengetahui kapan harus membalik atau memindahkannya menjadi kunci agar daging matang lebih merata dan tetap nikmat disantap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....