Rahasia Mengolah Pare agar Tidak Pahit dan Tetap Nikmat Disantap
- 13 Mei 2026 11:24 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID,Bogor - Pare dikenal sebagai salah satu sayuran yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan vitamin, serat, dan antioksidan di dalamnya dipercaya baik untuk menjaga daya tahan tubuh hingga membantu mengontrol kadar gula darah. Meski demikian, rasa pahit yang cukup kuat sering membuat sebagian orang enggan mengonsumsi sayuran berwarna hijau ini.
Di balik rasanya yang khas, pare sebenarnya dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat apabila dimasak dengan cara yang tepat. Banyak masyarakat memiliki trik tersendiri untuk mengurangi rasa pahit tanpa menghilangkan tekstur dan kandungan gizinya. Mulai dari proses pemilihan bahan hingga teknik memasak menjadi faktor penting dalam menghasilkan olahan pare yang lebih nikmat.
Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih pare yang masih segar. Pare dengan warna hijau terang dan ukuran sedang umumnya memiliki rasa pahit yang tidak terlalu kuat dibanding pare yang terlalu tua. Selain itu, teksturnya juga lebih renyah sehingga cocok diolah menjadi tumisan maupun campuran berbagai masakan rumahan.
Salah satu cara paling populer untuk mengurangi rasa pahit adalah dengan membuang bagian putih di dalam pare. Setelah dibelah, bagian tengah yang berisi biji dan lapisan putih sebaiknya dikerok menggunakan sendok. Bagian inilah yang sering menjadi sumber rasa pahit paling dominan pada pare.
Setelah dipotong tipis, pare biasanya diremas menggunakan garam. Proses ini membantu mengeluarkan cairan pahit dari dalam sayuran. Beberapa orang juga menambahkan sedikit gula saat meremas pare agar rasa pahit semakin berkurang. Setelah didiamkan beberapa menit, pare kemudian dicuci bersih menggunakan air mengalir sebelum dimasak.
Selain menggunakan garam, merebus pare sebentar dalam air panas juga menjadi cara efektif untuk mengurangi rasa pahit. Teknik ini membantu membuat tekstur pare lebih lembut sekaligus menurunkan rasa getir yang sering tertinggal saat dimasak. Namun perebusan tidak disarankan terlalu lama agar pare tidak kehilangan kerenyahannya.
Dalam proses memasak, penggunaan bumbu yang kuat seperti bawang putih, cabai, terasi, atau ebi dapat membantu menyeimbangkan rasa pare. Banyak hidangan tradisional Indonesia memadukan pare dengan telur, ikan asin, atau daging cincang sehingga cita rasanya menjadi lebih gurih dan mudah diterima lidah.
Meski sering dianggap sebagai sayuran yang sulit diolah, pare tetap memiliki tempat tersendiri di meja makan masyarakat Indonesia. Dengan teknik pengolahan yang tepat, rasa pahit pada pare dapat dikurangi tanpa menghilangkan karakter khasnya. Hasilnya, pare bukan hanya menjadi lebih lezat, tetapi juga tetap memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....