Noga Wijen : Camilan Tradiosional Legendaris dengan Sentuhan Gurih
- 31 Mar 2026 09:52 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Indonesia memiliki kekayaan kuliner tradisional yang beragam, salah satunya adalah noga wijen. Makanan ini dikenal dengan rasa manis legit yang berpadu dengan aroma gurih wijen, menjadikannya camilan khas yang digemari banyak orang, terutama di Jawa dan daerah sekitarnya.
Noga wijen merupakan salah satu jajanan tradisional yang lahir dari kreativitas masyarakat Jawa. Kata “Noga” sendiri sering dikaitkan dengan doa atau harapan akan keberuntungan, sehingga makanan ini kerap hadir dalam acara adat, perayaan, atau sebagai hidangan simbolis. Penambahan biji wijen tidak hanya memperkaya rasa, tetapi juga menambah nilai estetika pada makanan ini.
Bahan utama Noga wijen relatif sederhana, antara lain:
- Tepung ketan
- Gula merah atau gula pasir
- Santan kelapa
- Biji wijen
Proses pembuatan:
- Tepung ketan dikukus hingga matang.
- Gula dan santan dimasak hingga mendidih dan mengental.
- Campuran tepung ketan dimasukkan ke dalam larutan gula dan santan, kemudian diaduk rata hingga membentuk adonan kenyal.
- Biji wijen ditaburkan di atas adonan sebelum dipotong-potong atau dibungkus daun pisang untuk memberikan aroma khas.
Ciri Khas Noga Wijen
- Tekstur: Kenyal dan lembut
- Rasa: Manis legit berpadu gurih wijen
- Aroma: Wangi santan dan wijen panggang
- Penampilan: Biasanya berbentuk persegi atau kotak kecil, dengan taburan wijen di permukaan
Seiring perkembangan zaman, noga wijen kini hadir dalam berbagai variasi rasa dan bentuk, seperti:
- noga wijen pandan
- noga wijen cokelat
- noga wijen kacang
Noga wijen bukan sekadar camilan, tapi juga bagian dari tradisi yang membawa makna kebahagiaan dan keberuntungan. Banyak pengrajin lokal yang menjadikan Noga wijen sebagai produk ekonomi kreatif, terutama untuk dijadikan oleh-oleh khas daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....