Kue Wijen, Camilan Tradisional Favorit Sepanjang Masa
- 30 Apr 2026 17:11 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kue wijen menjadi salah satu camilan tradisional yang masih bertahan di tengah gempuran makanan modern. Dengan balutan biji wijen di bagian luar dan tekstur renyah, kue ini memiliki cita rasa khas yang sulit tergantikan. Di berbagai daerah di Indonesia, kue wijen kerap hadir sebagai suguhan dalam acara keluarga maupun hari besar.
Secara umum, kue wijen terbuat dari bahan sederhana seperti tepung ketan, gula, dan wijen sebagai pelapis. Proses pembuatannya relatif mudah, namun membutuhkan ketelatenan agar hasilnya sempurna. Adonan dibentuk bulat, diisi gula merah atau kacang, lalu digulingkan dalam biji wijen sebelum digoreng hingga keemasan.
Keunikan kue wijen terletak pada perpaduan tekstur dan rasa. Bagian luar yang renyah berpadu dengan isi yang manis menciptakan sensasi berbeda saat dikonsumsi. Aroma khas wijen yang muncul saat proses penggorengan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.
Di tengah tren makanan kekinian, kue wijen tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Sejumlah pelaku usaha kuliner bahkan mulai mengembangkan variasi baru, seperti isian cokelat, keju, hingga selai buah. Inovasi ini dilakukan untuk menarik minat generasi muda tanpa menghilangkan ciri khas tradisionalnya.
Selain lezat, kue wijen juga memiliki nilai gizi yang cukup baik. Wijen dikenal mengandung lemak sehat, protein, serta mineral seperti kalsium dan zat besi. Meski demikian, kandungan gula dan proses penggorengan membuat konsumsi camilan ini tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.
Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) menjadikan kue wijen sebagai salah satu produk andalan. Selain bahan bakunya mudah didapat, proses produksinya juga dapat dilakukan secara rumahan. Hal ini membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih mempertahankan kuliner tradisional.
Keberadaan kue wijen menjadi bukti bahwa camilan tradisional masih mampu bersaing di era modern. Dengan sentuhan inovasi dan kualitas yang terjaga, kue ini tidak hanya sekadar makanan ringan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner yang perlu dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....