Bukan Cuma untuk Cegah Kanker Serviks, Ini Pentingnya Vaksin HPV
- 04 Okt 2026 15:57 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Vaksin HPV selama ini lebih banyak dikenal sebagai salah satu cara mencegah kanker serviks. Padahal, infeksi Human Papillomavirus atau HPV juga dapat menyerang laki-laki dan berkaitan dengan sejumlah jenis kanker lainnya.
Dilansir dari Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, Sabtu 3 Oktober 2026, HPV dapat menginfeksi perempuan maupun laki-laki. Selain hampir seluruh kasus kanker serviks, infeksi HPV tertentu juga berkaitan dengan kanker anus, vagina, orofaring, penis, dan vulva.
Karena itu, perlindungan terhadap HPV tidak hanya ditujukan kepada anak perempuan. Kemenkes menjelaskan bahwa anak laki-laki juga membutuhkan imunisasi HPV untuk membantu melindungi mereka dari risiko kanker yang berkaitan dengan infeksi HPV.
Pemberian vaksin sejak usia dini dilakukan karena vaksin akan bekerja lebih optimal sebelum seseorang terpapar virus HPV. Dalam program imunisasi di Indonesia, Kemenkes merekomendasikan satu dosis imunisasi HPV jika diberikan sebelum usia 20 tahun, dengan sasaran program pada anak kelas 5 SD atau usia sekitar 11 tahun bagi anak yang tidak bersekolah formal.
Jika anak terlambat mendapatkan imunisasi pada jadwal tersebut, orang tua tidak perlu panik. Imunisasi susulan dapat dikoordinasikan melalui sekolah atau dilakukan dengan berkonsultasi ke puskesmas terdekat.
Kemenkes juga menyebut imunisasi HPV tersedia secara gratis bagi peserta didik melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS pada Agustus. Anak yang berada di luar sekolah juga dapat memperoleh imunisasi HPV secara gratis di puskesmas atau pos imunisasi lainnya.
Setelah imunisasi, reaksi yang muncul umumnya ringan, seperti nyeri, bengkak, atau kemerahan di sekitar lokasi suntikan. Keluhan tersebut biasanya hilang dalam beberapa hari, sedangkan efek samping serius disebut sangat jarang terjadi.
Kemenkes juga menegaskan tidak ada bukti ilmiah bahwa vaksin HPV menyebabkan gangguan kesuburan di masa depan. Karena itu, orang tua dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal dan pemberian imunisasi HPV yang sesuai bagi anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....