Beragam Khasiat Buah Bit yang Baik untuk Tubuh
- 22 Sep 2026 10:11 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Buah bit dikenal sebagai salah satu bahan pangan yang kaya akan zat gizi dan memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Umbi berwarna merah keunguan ini dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, mulai dari dikukus, diolah menjadi jus, hingga dicampurkan ke dalam salad.
Meski kerap disebut sebagai buah, bit sebenarnya termasuk kelompok tanaman umbi yang tumbuh di dalam tanah. Kandungan karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan membuat bit menjadi salah satu pilihan pangan yang menarik untuk melengkapi pola makan sehat.
Dilansir dari website www.alodokter.com bahwa Salah satu manfaat yang banyak dikaitkan dengan konsumsi bit adalah membantu menjaga tekanan darah. Kandungan nitrat di dalamnya dapat diubah tubuh menjadi oksida nitrat yang berperan dalam melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah dapat berlangsung lebih baik.
Kandungan nitrat tersebut juga berpotensi mendukung kesehatan otak dengan membantu meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen. Karena itu, konsumsi bit dalam pola makan seimbang tengah diteliti potensinya dalam membantu menjaga fungsi kognitif, terutama pada kelompok lanjut usia.
Bit juga memiliki kandungan antioksidan dan senyawa yang berpotensi membantu tubuh menghadapi proses peradangan. Pigmen betalain yang memberikan warna khas pada bit diketahui memiliki aktivitas antioksidan, meskipun manfaatnya terhadap berbagai kondisi kesehatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Bagi orang yang aktif berolahraga, bit juga dapat menjadi salah satu bahan pangan yang menarik untuk dikonsumsi. Kandungan nitratnya dikaitkan dengan peningkatan efisiensi penggunaan oksigen dan kemampuan fisik, sehingga berpotensi membantu meningkatkan daya tahan saat melakukan aktivitas fisik.
Serat yang terdapat dalam bit turut memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu menjaga kelancaran buang air besar sekaligus mendukung lingkungan mikroorganisme baik di dalam saluran pencernaan.
Selain itu, bit mengandung folat yang diperlukan tubuh untuk berbagai proses penting, termasuk pembentukan sel. Nutrisi tersebut juga memiliki peran penting selama kehamilan karena berkaitan dengan perkembangan sistem saraf janin, meskipun kebutuhan dan jumlah konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Sejumlah penelitian juga tengah mengkaji potensi senyawa dalam bit, termasuk betalain dan betain, terhadap berbagai gangguan kesehatan, termasuk penyakit degeneratif. Namun, temuan dari penelitian awal, terutama yang dilakukan di laboratorium, belum dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa konsumsi bit dapat mencegah atau mengobati penyakit tertentu.
Meski kaya nutrisi, konsumsi bit tetap perlu dilakukan secara wajar sebagai bagian dari pola makan beragam dan seimbang. Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, terutama yang memiliki gangguan ginjal atau perlu mengatur asupan mineral tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebleum mengonsumsi bit dalam jumlah besar secara rutin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....