5 Kebiasaan Malam Ini Bisa Bantu Pencernaan Lebih Nyaman saat Tidur

  • 22 Sep 2026 07:49 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kebiasaan setelah makan malam ternyata dapat memengaruhi kenyamanan pencernaan saat tidur. Beberapa perubahan sederhana bisa membantu mengurangi keluhan seperti kembung, mulas, dan rasa tidak nyaman pada perut.

Dilansir dari EatingWell, Senin 21 September 2026, ahli diet merekomendasikan beberapa kebiasaan untuk membantu pencernaan bekerja lebih nyaman pada malam hari. Salah satunya adalah tidak langsung berbaring setelah makan karena posisi tersebut dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung.

Kebiasaan berikutnya adalah memilih sayuran yang sudah dimasak untuk menu malam. Menurut ahli diet Amanda Sauceda, M.S., RD, proses memasak dapat melunakkan serat sehingga lebih mudah diproses oleh sistem pencernaan bagi sebagian orang.

Teknik pernapasan diafragma juga dapat dicoba sebelum makan atau menjelang tidur. Ahli diet Avery Zenker, M.A.N., RD, menjelaskan teknik bernapas dalam menggunakan perut tersebut dapat membantu meredakan keluhan seperti kembung, sembelit, dan kram.

Setelah makan malam, jangan langsung duduk diam sepanjang waktu. Berjalan kaki ringan dapat membantu merangsang gerakan saluran pencernaan sehingga makanan dan gas dapat bergerak lebih baik.

Ahli diet Payton Brewer, M.S., RDN, LD, CPT, mengatakan berjalan dapat mengaktifkan otot pencernaan dan membantu makanan bergerak melalui saluran cerna. Aktivitas ringan ini juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin tetap bergerak setelah makan tanpa melakukan olahraga berat.

Waktu makan malam juga perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sering mengalami gangguan pencernaan pada malam hari. Ahli diet Avery Zenker menyarankan menyelesaikan makan sekitar dua hingga tiga jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan.

Meski demikian, respons tubuh terhadap makanan dan waktu makan dapat berbeda pada setiap orang. Jika keluhan seperti nyeri perut, mulas, atau gangguan pencernaan sering terjadi dan mengganggu aktivitas maupun tidur, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....