Kurangi Gula Tambahan Selama 30 Hari, Ini yang Perlu Diperhatikan
- 21 Sep 2026 07:44 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Mengurangi gula tambahan selama 30 hari bisa menjadi langkah sederhana untuk memperbaiki pola makan. Kebiasaan ini bukan berarti harus menghindari semua makanan manis, tetapi membatasi gula yang sengaja ditambahkan ke makanan dan minuman.
Dilansir dari EatingWell, Minggu 20 September 2026, ahli diet Emily Lachtrupp, M.S., RD, menyusun rencana makan selama 30 hari yang tidak menggunakan gula tambahan. Rencana tersebut tetap memasukkan buah dan makanan yang mengandung gula alami karena jenis gula ini berbeda dengan gula tambahan.
Gula tambahan dapat ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman sehari-hari. Contohnya gula pasir, sirup, minuman manis, makanan penutup, serta sejumlah produk kemasan yang mungkin tidak terasa terlalu manis.
Karena itu, membaca label makanan menjadi salah satu cara penting untuk mengurangi asupan gula tambahan. Perhatikan daftar bahan pada produk seperti roti, sereal, yoghurt, saus, selai, dan makanan ringan karena beberapa di antaranya dapat mengandung gula tambahan.
Mengurangi gula juga tidak harus dilakukan dengan menghilangkan semua makanan yang memiliki rasa manis. Buah tetap dapat menjadi pilihan karena selain mengandung gula alami, buah juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan berbagai zat gizi lainnya.
Agar tidak mudah lapar, makanan yang mengandung protein dan serat dapat lebih sering dimasukkan ke dalam menu. Telur, ikan, kacang-kacangan, sayuran, buah, serta biji-bijian utuh dapat membantu membuat makanan lebih mengenyangkan.
Minuman juga perlu diperhatikan karena gula tambahan sering masuk ke tubuh melalui minuman. Mengurangi gula pada kopi dan teh atau mengganti minuman manis dengan air putih dapat menjadi langkah sederhana yang lebih mudah dilakukan setiap hari.
Selama 30 hari, perubahan kecil dapat membantu seseorang lebih terbiasa memilih makanan dengan gula tambahan yang lebih rendah. Yang terpenting bukan sekadar mengikuti aturan selama satu bulan, tetapi membangun kebiasaan makan yang lebih seimbang dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....