Cek Kesehatan Gratis di Kota Bogor, Lansia Tak Lagi Menebak Kondisi Kesehatannya
- 26 Agt 2026 14:26 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi kesempatan bagi warga lanjut usia untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus menunggu munculnya keluhan berat.
- Bagi lansia, manfaat CKG akhirnya tidak berhenti pada selembar hasil pemeriksaan, tetapi menjadi pengetahuan untuk memahami tubuh dan mengambil langkah menjaga kesehatan
RRI.CO.ID, Bogor - Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi kesempatan bagi warga lanjut usia untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus menunggu munculnya keluhan berat.
Kader Posyandu RW 07 Tanah Sareal kota Bogor Siti Rochmah, yang juga seorang lansia, pemeriksaan tersebut memberi pengetahuan penting untuk menjaga kesehatan di usia tua.
“Saya sebagai lansia merasa sangat terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis, karena dari pemeriksaan ini kita bisa mengetahui kondisi kesehatan kita,” ujar Siti, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurutnya, hasil pemeriksaan membuat lansia lebih memahami kondisi tubuh sekaligus terdorong untuk menjaga kesehatan sesuai arahan tenaga kesehatan. Siti menilai pemeriksaan kesehatan tidak semestinya hanya dilakukan ketika tubuh mulai terasa sakit. Ia berharap semakin banyak lansia memanfaatkan layanan tersebut sehingga penyakit atau risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena mengatakan CKG merupakan bagian dari upaya memperkuat deteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya.
“Kami mengajak masyarakat, terutama para lansia, untuk melakukan cek kesehatan agar mengetahui apa yang diderita dan bisa melakukan pencegahan serta penanganan sedini mungkin,” kata Erna.
Erna menekankan masyarakat tidak perlu menunggu munculnya gejala untuk memeriksakan kesehatan, terutama terhadap penyakit yang dapat berkembang tanpa keluhan berarti. Pemeriksaan rutin diharapkan membuat masyarakat lebih cepat mengetahui faktor risiko sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum kondisi menjadi lebih berat.
Program CKG pada 2026 juga tidak hanya diarahkan untuk menemukan penyakit, tetapi memastikan hasil pemeriksaan mendapatkan tindak lanjut berupa edukasi, pencegahan, pengobatan, pemantauan, maupun rujukan sesuai kebutuhan. Kementerian Kesehatan mencatat hingga 31 Juli 2026 CKG telah menjangkau 73,8 juta penduduk dan dilaksanakan melalui lebih dari 10.000 Puskesmas, sekolah, serta komunitas.
Bagi lansia, manfaat CKG akhirnya tidak berhenti pada selembar hasil pemeriksaan, tetapi menjadi pengetahuan untuk memahami tubuh dan mengambil langkah menjaga kesehatan. Ketika pemeriksaan dilakukan secara rutin dan hasilnya ditindaklanjuti, usia lanjut dapat dijalani dengan lebih sehat, mandiri, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....