Dekat dan Tanggap, Puskesmas Perkuat Layanan Deteksi Dini Warga

  • 10 Agt 2026 18:27 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • RRI Bogor menggelar Dialog Dinamika bertema Dekat dan Tanggap - Optimalisasi Puskesmas dalam Deteksi Dini dan Penanganan Penyakit pada Senin, 10 Agustus 2026.
  • Para narasumber sepakat bahwa sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader adalah kunci keberhasilan.

RRI.CO.ID, Bogor - RRI Bogor menggelar dialog bertema Dekat dan Tanggap - Optimalisasi Puskesmas dalam Deteksi Dini dan Penanganan Penyakit pada Senin, 10 Agustus 2026. Dialog tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Masayu Rubianti, dan Kader Posyandu RW 07 Siti Rochmah.

Kader Posyandu RW 07 Siti Rochmah menyoroti masih banyak warga yang enggan datang ke Puskesmas jika tidak sakit.

"Tugas kami mendatangi rumah warga dan mengajak cek kesehatan rutin, karena mencegah lebih baik daripada mengobati," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan dasar di Puskesmas.

“Kami terus menambah alat skrining dan melatih tenaga kesehatan agar deteksi dini penyakit tidak menular dan penyakit menular bisa dilakukan di Puskesmas," katanya.

Puskesmas Tanah Sareal saat ini telah menjalankan berbagai layanan skrining bagi kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu hamil. Kepala Puskesmas Tanah Sareal Masayu Rubianti menyebut peningkatan kapasitas tenaga dan alat menjadi fokus agar penanganan di tingkat pertama bisa lebih tuntas.

Sistem rujukan juga menjadi perhatian agar tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit. Erna Nuraena menjelaskan bahwa warga diimbau datang ke Puskesmas terlebih dahulu, kecuali dalam kondisi gawat darurat yang harus langsung ke rumah sakit. Evaluasi pelayanan dilakukan secara berkala oleh Dinkes untuk mengukur keberhasilan program.

"Indikatornya adalah cakupan skrining meningkat, angka rujukan menurun, dan masyarakat puas dengan layanan Puskesmas," jelas Erna Nuraena.

Para narasumber sepakat bahwa sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader adalah kunci keberhasilan. Siti Rochmah menutup dengan mengajak warga memanfaatkan layanan gratis di Puskesmas agar kesehatan keluarga di Kota Bogor dapat terjaga sejak dini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....