Susu Cokelat Efektif Bantu Pulihkan Tubuh usai Olahraga
- 13 Agt 2026 14:36 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Setelah berolahraga dalam waktu lama, tubuh membutuhkan asupan untuk menggantikan energi dan zat gizi yang terkuras. Di tengah banyaknya pilihan minuman pemulihan, susu cokelat justru kerap menjadi pilihan atlet olahraga ketahanan karena dinilai praktis dan memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap.
Olahraga ketahanan, seperti lari jarak jauh dan bersepeda selama lebih dari dua jam, dapat menguras simpanan energi tubuh secara signifikan. Selain kehilangan cairan melalui keringat, tubuh juga kehilangan elektrolit seperti natrium dan kalium yang berperan menjaga keseimbangan cairan.
Dilansir dari nationalgeographic.com bahwa aktivitas dalam durasi panjang juga menghabiskan glikogen, yaitu bentuk penyimpanan karbohidrat yang menjadi salah satu sumber energi utama ketika berolahraga. Pada saat yang sama, aktivitas berat dapat menyebabkan pemecahan jaringan otot sehingga tubuh membutuhkan protein untuk emmbantu proses pemulihannya.
Susu cokelat dianggap menarik karena mengandung beberapa zat gizi yang dibutuhkan tubuh setelah olahraga berat. Minuman ini menyediakan karbohidrat, protein, elektrolit, kalsium, fosfor, serta sejumlah vitamin, sehingga dapat membantu mengisi kembali energi sekaligus mendukung pemulihan tubuh.
Kandungan gula tambahan pada susu cokelat juga memberikan karbohidrat yang lebih banyak dibandingkan susu putih. Kombinasi karbohidrat dan protein tersebut selama bertahun-tahun dianggap mendukung pemulihan otot, meskipun penelitian terbaru menunjukkan bahwa rasio tertentu antara kedua zat gizi itu bukan satu-satunya faktor yang menentukan proses pemulihan.
Keunggulan lain susu cokelat adalah bentuknya yang cair sehingga relatif mudah dikonsumsi setelah aktivitas fisik. Asupan setelah olahraga juga dianggap penting karena tubuh berada dalam periode pemulihan, terutama dalam rentang waktu sekitar 45 menit hingga satu jam setelah latihan.
Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti susu cokelat selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua jenis olahraga. Setelah latihan singkat atau olahraga angkat beban, kebutuhan tubuh dapat berbeda sehingga seseorang mungkin lebih membutuhkan protein, cairan, atau elektrolit tanpa tambahan kalori dan karbohidrat dalam jumlah besar.
Susu cokelat juga bukan minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari sebagai bagian dari pola minum biasa. Kandungan gula dan kalorinya cukup tinggi karena minuman pemulihan memang dirancang untuk menggantikan energi yang telah digunakan selama aktivitas fisik berat.
Bagi orang yang tidak dapat mencerna laktosa, susu bebas laktosa dapat menjadi alternatif dengan tambahan sirop cokelat. Sementara itu, susu kedelai dapat menjadi pilihan nabati yang kandungan proteinnya lebih mendekati susu sapi dibandingkan beberapa jenis susu nabati lain, seperti susu almon atau beras.
Dengan demikian, susu cokelat dapat menjadi pilihan praktis dan terjangkau bagi atlet atau orang yang menjalani olahraga ketahanan dalam waktu lama. Namun, bagi mereka yang hanya berolahraga ringan hingga sedang, minuman tersebut belum tentu diperlukan karena kebutuhan pemulihan dapat dipenuhi melalui makanan dan minuman sehari-hari yang seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....