CKG SMART Jadi Inovasi Layanan Kesehatan Kota Bogor

  • 27 Mei 2026 03:31 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor memperluas layanan cek kesehatan gratis melalui program Cek Kesehatan Gratis Sasaran, Mobile, Adaptif, Responsif, dan Terintegrasi (CKG SMART) sebagai upaya memperkuat deteksi dini kesehatan masyarakat.
  • Melalui program tersebut, pemerintah berharap koordinasi lintas sektor, edukasi kesehatan, monitoring, hingga pemanfaatan data kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor memperluas layanan cek kesehatan gratis melalui program Cek Kesehatan Gratis Sasaran, Mobile, Adaptif, Responsif, dan Terintegrasi (CKG SMART) sebagai upaya memperkuat deteksi dini kesehatan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan jemput bola yang lebih dekat dengan warga melalui pendekatan berbasis data dan layanan terintegrasi, Selasa, 26 Mei 2026.

Pencanangan CKG SMART dilakukan secara simbolis oleh Dedie A. Rachim dalam rapat koordinasi Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kota Bogor di Paseban Sri Bima, Kompleks Balai Kota Bogor. Dedie mengatakan inovasi tersebut menjadi penguatan program cek kesehatan gratis yang tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan, tetapi juga menghasilkan data kesehatan masyarakat yang lebih lengkap untuk mendukung kebijakan pemerintah.

“CKG SMART ini bisa terintegrasi dengan digital dan menjadi bahan dasar kebijakan Pemerintah Kota Bogor di bidang kesehatan. Jadi, semakin banyak masyarakat melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, maka data yang tersedia akan semakin lengkap,” ujar Dedie Rachim.

Menurut Dedie, keberadaan data kesehatan yang lebih rinci akan memudahkan pemerintah menentukan arah kebijakan pelayanan kesehatan yang lebih tepat sasaran. Ia menjelaskan capaian program cek kesehatan gratis di Kota Bogor pada 2025 mencapai 49,62 persen atau tertinggi di Jawa Barat, sedangkan hingga menjelang akhir semester pertama 2026 angkanya telah menyentuh sekitar 21 persen.

Hasil pemeriksaan kesehatan sebelumnya juga menunjukkan sebagian besar masyarakat masih kurang melakukan aktivitas fisik sehingga berisiko mengalami gangguan kesehatan degeneratif. Karena itu, pemerintah akan memperluas layanan jemput bola ke sekolah, rumah, posyandu, kampus, kantor, pondok pesantren, hingga majelis taklim guna meningkatkan partisipasi warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan program CKG SMART menjadi langkah penguatan layanan kesehatan yang selaras dengan transformasi layanan primer dan program Bogor Sehat.

“Pelaksanaan CKG diarahkan tidak lagi sekadar kegiatan skrining yang bersifat *event based*, tetapi menjadi sistem deteksi dini yang terintegrasi, berkelanjutan, dan didukung kolaborasi lintas sektor,” kata Erna Nuraena.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap koordinasi lintas sektor, edukasi kesehatan, monitoring, hingga pemanfaatan data kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Dengan pendekatan jemput bola dan sistem terintegrasi, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....